PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Duga Surat MA Disabotase, Bupati Husnia Talenrang Lapor Polda Sulsel • Pembangunan Daerah Penyangga Sulawesi Selatan • M. Awal Chairuddin Resmi Pimpin Polda Sulsel, Gantikan Djuhandhani • Langgar GSB, Ruko di Hertasning Disegel Pemkot Makassar • PGRI Kelara Gelar Konkercab I, Fokus Perkuat Soliditas dan Profesionalisme Guru • RUU Penyiaran Awasi Konten Digital, JMSI Sulsel Minta Jangan Ganggu Kerja Jurnalistik • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Duga Surat MA Disabotase, Bupati Husnia Talenrang Lapor Polda Sulsel • Pembangunan Daerah Penyangga Sulawesi Selatan • M. Awal Chairuddin Resmi Pimpin Polda Sulsel, Gantikan Djuhandhani • Langgar GSB, Ruko di Hertasning Disegel Pemkot Makassar • PGRI Kelara Gelar Konkercab I, Fokus Perkuat Soliditas dan Profesionalisme Guru • RUU Penyiaran Awasi Konten Digital, JMSI Sulsel Minta Jangan Ganggu Kerja Jurnalistik •
HajiNasional

Sindikat Jemaah Haji di Manila, 40 Berasal dari Makassar dan Parepare

1944
×

Sindikat Jemaah Haji di Manila, 40 Berasal dari Makassar dan Parepare

Sebarkan artikel ini

MEDIASULSEL.com – Direktur Jenderal Imigrasi Ronny F. Sompie menjelaskan pihaknya sudah berhasil memverifikasi 139 dari 177 warga negara Indonesia tersebut berdasarkan paspor Indonesia yang mereka miliki. Paling banyak, yaitu 40 paspor dari mereka, berasal dari kantor imigrasi Parepare dan Makassar, Sulawesi Selatan.

Dia juga menilai kasus tersebut sebagai kejahatan transnasional, sehingga penyelidikannya akan dilakukan lewat kerjasama kepolisian dan imigrasi Indonesia dan Filipina.

“Mereka ke Filipina melalui empat tempat pemeriksaan imigrasi, yaitu bandara Soekarno Hatta, Nunukan, Makassar, dan Sepinggan untuk menuju Kuala Lumpur, baru mereka ke Filipina,” ujarnya.

Sedikitnya tujuh agen perjalanan dalam negeri diduga terlibat dalam keberangkatan 177 calon jemaah haji itu, yakni PT Taskiah, PT Aulad Amin, PT Aulad Amin Tours Makassar, PT Shafwa Makassar, Travel Harde El Barde, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Arafah), dan KBIH Arafah Pandaan.

Kementerian Agama mengatakan akan berupaya memulangkan para warga negara Indonesia yang kini dalam pengawasan ketat otoritas imigrasi Filipina. (voa)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com