PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Langgar GSB, Ruko di Hertasning Disegel Pemkot Makassar • PGRI Kelara Gelar Konkercab I, Fokus Perkuat Soliditas dan Profesionalisme Guru • RUU Penyiaran Awasi Konten Digital, JMSI Sulsel Minta Jangan Ganggu Kerja Jurnalistik • 24 Persen Siswa Indonesia Alami Bullying, Potret Gagalnya Sistem Pendidikan • Polri Rombak 19 Kapolda, Irjen M. Awal Chairuddin Pimpin Sulsel • Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6 Dibuka, Cek Jadwalnya • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Langgar GSB, Ruko di Hertasning Disegel Pemkot Makassar • PGRI Kelara Gelar Konkercab I, Fokus Perkuat Soliditas dan Profesionalisme Guru • RUU Penyiaran Awasi Konten Digital, JMSI Sulsel Minta Jangan Ganggu Kerja Jurnalistik • 24 Persen Siswa Indonesia Alami Bullying, Potret Gagalnya Sistem Pendidikan • Polri Rombak 19 Kapolda, Irjen M. Awal Chairuddin Pimpin Sulsel • Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6 Dibuka, Cek Jadwalnya •
Sulsel

Sekprov Sulsel dukung Ajang Kreativitas Konten Tiktok Pangan Aman untuk Generasi Emas

1536
×

Sekprov Sulsel dukung Ajang Kreativitas Konten Tiktok Pangan Aman untuk Generasi Emas

Sebarkan artikel ini
Sekprov Sulsel dukung Ajang Kreativitas Konten Tiktok Pangan Aman untuk Generasi Emas
Sekprov Sulsel, Abdul Hayat Gani mengikuti kegiatan Penyebaran Informasi Keamanan Pangan Dan Ajang Kreativitas Konten Tiktok Pangan Aman Untuk Generasi Emas Tingkat SMP di 24 Kab/Kota Provinsi Sulsel secara Virtual dari baruga lounge kantor Gubernur Sulsel, Kamis (15/7/2021).

MAKASSAR—Sekertaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani mengikuti kegiatan Penyebaran Informasi Keamanan Pangan Dan Ajang Kreativitas Konten Tiktok Pangan Aman Untuk Generasi Emas Tingkat SMP di 24 Kab/Kota Provinsi Sulsel secara Virtual dari baruga lounge kantor Gubernur Sulsel, Kamis (15/7/2021).

Pada kesempatan itu, Abdul Hayat memberikan apresiasi kepada seluruh kepala sekolah, pemerintah kabupaten kota se-Sulsel, BPOM Kota Makassar dan seluruh orangtua murid yang sudah mendukung peserta didik di seluruh sekolah di Sulsel.

“Pemprov Sulsel tidak henti-hentinya mengucapkan apresiasi kepada seluruh guru yang memberikan transfer ilmu pengetahuan kepada seluruh anak didik kita,” ungkapnya.

Ia juga memberikan dukungan penuh kepada seluruh siswa siswi SMP se-Sulsel yang mengikuti lomba video tik tok, dengan tema ketahanan pangan nasional.

“Saya juga mengajak seluruh kepala dinas di seluruh daerah di Sulsel agar mensupport penuh kegiatan ajang kreativitas anak-anak kita lewat lomba video tik tok. Dengan membentuk 1.000 video ketahanan pangan demi membentuk kemandirian,” tuturnya.

Lebih jauh Sekprov sulsel berharap dapat mewujudkan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) seluruh anak didik di Sulsel . Apalagi, ini adalah lomba terbuka tik tok yang merupakan metode edukasi kekinian bagi peserta didik.

“Bimtek yang melibatkan kepala sekolah, pemerintah dan seluruh orangtua. Kami juga menyambut baik nuansa lomba tik tok untuk ketahanan pangan. Ini adalah salah satu edukasi yang bisa disampaikan di saat pandemi Covid-19 ini. Kita juga inginkan anak-anak kita cerdas, bisa mandiri saat diperhadapkan dengan dunia pekerjaan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kota Makassar, Hardaningsih, berharap kepada seluruh peserta didik agar membuat setidaknya tiga video setiap sekolah dengan konten ketahanan pangan nasional.

“Kami berharap setiap sekolah bisa mengirim minimal tiga video. Kami berharap bisa menjadi 1.000 video dan kami juga berharap bisa menjadi record murid nantinya,” tutupnya. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com