PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Rotasi Besar Kapolres Sulsel: 5 Kursi Berganti, Ini Daftar Komandan BaruLurah Bontoa Antar Langsung Bantuan Beras CPP ke Warga Sakit dan DisabilitasTambak Warga Ditimbun untuk Akses Pelabuhan Tonra, Ganti Rugi DipertanyakanMakassar Perkuat Kemitraan dengan Enrekang untuk Jaga Pasokan Pangan dan Stabilkan HargaBangunan Diduga Langgar GSB, Distaru Tegaskan Ada PelanggaranDari Keripik Tempe hingga Sapu Rayung, 7 UMK Indonesia Serbu Pasar ChinaPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Rotasi Besar Kapolres Sulsel: 5 Kursi Berganti, Ini Daftar Komandan BaruLurah Bontoa Antar Langsung Bantuan Beras CPP ke Warga Sakit dan DisabilitasTambak Warga Ditimbun untuk Akses Pelabuhan Tonra, Ganti Rugi DipertanyakanMakassar Perkuat Kemitraan dengan Enrekang untuk Jaga Pasokan Pangan dan Stabilkan HargaBangunan Diduga Langgar GSB, Distaru Tegaskan Ada PelanggaranDari Keripik Tempe hingga Sapu Rayung, 7 UMK Indonesia Serbu Pasar China
EntertainmentMakassar

Casting Film Silariang Dipadati Peminat

901
×

Casting Film Silariang Dipadati Peminat

Sebarkan artikel ini

MEDIASULSEL.com – Suksesannya film “Uang Panai” dalam mengeksplore budaya Bugis Makassar dan juga digarap oleh sineas-sineas muda Makassar, ternyata mampu mendongkrak animo masyarakat Makassar untuk turut mengambil bagian dari seni cinematografi.

Hal itu nampak dari banyaknya peminat yang hadir dalam open casting film “Silariang” yang digelar oleh Maogi Productions, di Jl. Bonto Ramba Makassar, Jum’at (9/9/2016).

Menurut Koordinator Tallent Film “Silariang”, Dinul Anugrah, dari proses casting yang dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut (7-9 September 2016), terdapat 172 orang peserta untuk memperebutkan 6 karakter dalam film yang juga mengangkat budaya Bugis Makassar ini.

“Selama masa open casting dari hari rabu hingga jumat ini, terdapat 172 orang pendaftar yang mengikuti babak open casting film Silariang ini, dari jumlah itu, mereka akan memperebutkan 6 karakter peran yang akan muncul dalam film ini,” terang Igo, sapaan Dinul Anugrah saat ditemui mediasulsel.com dilokasi casting.

Lebih lanjut Igo menjelaskan, bahwa casting film “Silariang” ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat Makassar yang memiliki talenta dalam seni peran, baik yang sudah berpengalaman ataupun belum, untuk dapat berkiprah dalam film Produksi Nasional.

Dalam open casting yang ditangani langsung oleh Igor dan Luna Vidya, seluruh peserta diwajibkan melakonkan sejumlah adegan sesuai peran yang mereka pilih masing-masing di depan camera dengan dialog dan gerakan sesuai tuntutan skenario.

Pantauan mediasulsel.com, peserta casting film garapan Cinema Persada bekerja sama dengan Maogi productions ini, berasal dari berbagai kalangan masyarakat, baik yang berasal dari beberapa sanggar teater, pelajar, hingga masyarakat biasa, dengan berbagai kategori usia mulai dari anak-anak hingga dewasa, bahkan Nampak sejumlah bapak-bapak dan ibu-ibu yang tidak mau ketinggalan untuk mengikuti open casting ini.

Sementara itu menurut salah satu peserta casting, Ela Rahayu, keikutsertaannya dalam casting film ini lebih disebabkan sebagai bentuk apresiasi kepada sejumlah anak muda Makassar yang berani melakukan kritik sosial budaya melalui sebuah karya seni.

Dengan mengangkat budaya lokal Bugis Makassar, lanjut Ela, ke kancah perfilman Nasional, sekaligus turut serta memperkenalkan kebiasaan yang telah lama dikenal ada di budaya Bugis Makassar.

“Keikutsertaan saya dalam casting ini, merupakan bentuk apresiasi saya kepada sejumlah anak muda Makassar yang berani melakukan kritik sosial budaya melalui karya seni film, dan memperkenalkannya ke kancah Nasional. Sekaligus saya ingin ikut serta memperkenalkan kebiasaan yang dari dulu dikenal ada di sekitar saya,” tegas Ela mengaku belum berpengalaman dalam seni peran serta hanya berprofesi sebagai ibu rumah tangga itu. (Agays/shar)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com