PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.KPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut DiamankanBansos Masuk Era Digital, Gus Ipul Kerahkan Tetangga Jadi Mata Data PemerintahKecamatan Manggala Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di BatuaAppi Minta Dunia Pendidikan Makassar Tak Gagap Hadapi Era AI, Karakter Tetap Jadi PeganganManna Coffee House, Jejak Riyan Mengembangkan Kopi Toraja dari Hulu hingga KedaiAndi Sudirman Masih Rahasiakan Calon Pj Sekda Sulsel, Tunggu Jufri Rahman PurnabaktiPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.KPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut DiamankanBansos Masuk Era Digital, Gus Ipul Kerahkan Tetangga Jadi Mata Data PemerintahKecamatan Manggala Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di BatuaAppi Minta Dunia Pendidikan Makassar Tak Gagap Hadapi Era AI, Karakter Tetap Jadi PeganganManna Coffee House, Jejak Riyan Mengembangkan Kopi Toraja dari Hulu hingga KedaiAndi Sudirman Masih Rahasiakan Calon Pj Sekda Sulsel, Tunggu Jufri Rahman Purnabakti
Opini

Waspadai Bencana Ekologi Mengintai Sulsel

6444
×

Waspadai Bencana Ekologi Mengintai Sulsel

Sebarkan artikel ini
Bencana alam
Ilustrasi

OPINI—Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sulsel sudah sejak lama “berteriak” akan kondisi lingkungan saat ini. Kekhawatiran yang sangat beralasan dirasakan organisasi yang concern dengan isu lingkungan.

Pembangunan berbasis kapitalistik ditengarai sebagai biangnya. Wajar saja, jika bencana demi bencana terus bertandang. Waspada! Bencana ekologi mengintai di depan netra.

Direktur Eksekutif Walhi Sulsel, Muhammad Al Amin mengatakan bahwa tutupan hutan di Kabupaten Luwu Timur (Lutim) terus tergerus.

Setidaknya ada 41 ribu hektare luas tutupan hutan telah beralih fungsi sejak tahun 2009 hingga 2020. Hilangnya fungsi hutan ini merupakan titik awal bencana ekologi. Hal ini akibat aktivitas pertambangan nikel di Lutim (makassar.antaranews.com, 27/12/2021).

Problem pencemaran di daerah pesisir dan laut di beberapa wilayah juga mewarnai kerusakan lingkungan.

Kondisi ini menyebabkan hilangnya mata pencaharian nelayan akibat rusaknya ekosistem.

Hal lain adalah terjadinya penyempitan badan sungai atau saluran terbuka alamiah lainnya akibat alih fungsi lahan. Itulah sederet problem kerusakan lingkungan yang sangat jelas terindera.

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com