PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • M. Awal Chairuddin Resmi Pimpin Polda Sulsel, Gantikan Djuhandhani • Langgar GSB, Ruko di Hertasning Disegel Pemkot Makassar • PGRI Kelara Gelar Konkercab I, Fokus Perkuat Soliditas dan Profesionalisme Guru • RUU Penyiaran Awasi Konten Digital, JMSI Sulsel Minta Jangan Ganggu Kerja Jurnalistik • 24 Persen Siswa Indonesia Alami Bullying, Potret Gagalnya Sistem Pendidikan • Polri Rombak 19 Kapolda, Irjen M. Awal Chairuddin Pimpin Sulsel • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • M. Awal Chairuddin Resmi Pimpin Polda Sulsel, Gantikan Djuhandhani • Langgar GSB, Ruko di Hertasning Disegel Pemkot Makassar • PGRI Kelara Gelar Konkercab I, Fokus Perkuat Soliditas dan Profesionalisme Guru • RUU Penyiaran Awasi Konten Digital, JMSI Sulsel Minta Jangan Ganggu Kerja Jurnalistik • 24 Persen Siswa Indonesia Alami Bullying, Potret Gagalnya Sistem Pendidikan • Polri Rombak 19 Kapolda, Irjen M. Awal Chairuddin Pimpin Sulsel •
Peristiwa

Ada Sekitar 1,5 Juta Warga Sulteng Berpotensi Terkena Dampak Bencana

585
×

Ada Sekitar 1,5 Juta Warga Sulteng Berpotensi Terkena Dampak Bencana

Sebarkan artikel ini
Ada Sekitar 15 Juta Warga Sulteng Berpotensi Terkena Dampak Bencana
Polisi dan tim penyelamat melakukan penguburan massal korban tewas gempa dan tsunami di Palu.

PALU – Skala kerusakan akibat bencana ganda di Indonesia mulai tampak ketika tim penyelamat tiba dan mencapai daerah yang lebih terpencil. Lima hari pasca gempa bumi berkekuatan 7,5 SR dan Tsunami yang menghancurkan wilayah pesisir di provinsi Sulawesi Tengah.

Dampak lainnya adalah, kelangkaan pasokan makanan, air, bahan bakar dan medis yang berkelanjutan menyebabkan banyak penduduk setempat meninggalkan daerah yang terkena bencana.

Sementara lembaga bantuan menyatakan keprihatinan dengan nasib orang-orang yang ditinggalkan, termasuk ribuan anak-anak. Ada juga laporan tentang penjarahan dalam beberapa hari terakhir.

Pihak BNPB mengatakan jumlah korban tewas telah meningkat menjadi 1.407. Diperkirakan ada sekitar 50.000 orang kehilangan tempat tinggal, dan pemerintah mengatakan sekitar 1,5 juta orang berpotensi terkena dampak bencana.

Ada dua kelompok pengungsi, mereka yang pergi ke pusat bantuan kemanusiaan resmi dan mereka yang “tidak ingin dipisahkan dari keluarga mereka, sehingga mereka bertahan di desa mereka. Kelompok kedua ini adalah orang-orang yang tidak mendapat banyak bantuan.” (VOA/shar)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com