PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.BBM Disebut Aman, Mengapa Antrean Mengular?Sengketa Lahan Petani Laoli di Luwu Timur Masuk PTUN, Aktivitas di Objek Perkara Diminta DihentikanNew and Now Gaza, Saatnya Perisai Umat DibutuhkanKuliah Tamu Unhas Bahas AI Tepercaya untuk Inovasi KesehatanAntrean BBM Mengular, Wali Kota Makassar Tekan Pertamina Benahi Pelayanan SPBUDarurat Bencana Kebijakan, Selamatkan NegeriPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.BBM Disebut Aman, Mengapa Antrean Mengular?Sengketa Lahan Petani Laoli di Luwu Timur Masuk PTUN, Aktivitas di Objek Perkara Diminta DihentikanNew and Now Gaza, Saatnya Perisai Umat DibutuhkanKuliah Tamu Unhas Bahas AI Tepercaya untuk Inovasi KesehatanAntrean BBM Mengular, Wali Kota Makassar Tekan Pertamina Benahi Pelayanan SPBUDarurat Bencana Kebijakan, Selamatkan Negeri
Sidrap

Antisipasi Cuaca Ekstrem 2026, Sidrap Percepat Tanam dan Benahi Irigasi

121
×

Antisipasi Cuaca Ekstrem 2026, Sidrap Percepat Tanam dan Benahi Irigasi

Sebarkan artikel ini
Antisipasi Cuaca Ekstrem 2026, Sidrap Percepat Tanam dan Benahi Irigasi
Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif.

SIDRAP—Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) bergerak cepat mengantisipasi potensi cuaca ekstrem 2026 dengan mempercepat masa tanam dan membenahi infrastruktur irigasi.

Langkah tersebut disepakati dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pangan yang digelar di Aula Saromase, Rabu (1/4/2026), sebagai tindak lanjut dari Musyawarah Tudang Sipulung 2026.

Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap dampak perubahan iklim, terutama fenomena El Niño yang diprediksi terjadi pada Juli hingga Oktober.

“Kita harus bergerak cepat. Jika tidak diantisipasi sejak awal, kondisi ini bisa memengaruhi hasil produksi pertanian,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, pemerintah daerah mendorong percepatan masa tanam yang dijadwalkan mulai pertengahan April. Petani juga diarahkan menggunakan benih berumur pendek agar panen bisa dilakukan sebelum puncak musim kering.

Pemkab Sidrap tetap mempertahankan target produksi gabah kering panen (GKP) sebesar 1 juta ton pada 2026, dengan fokus pada peningkatan produktivitas per hektare.

Di sektor infrastruktur, perbaikan dan pembangunan bendung terus dipacu, di antaranya Bendung Timoreng, Bulu Cenrana–Salomallori, serta Bendung Saddang.

Selain itu, program “Listrik Masuk Sawah” mulai dijalankan bekerja sama dengan PLN guna mendukung sistem irigasi berbasis pompa.

Meski demikian, sejumlah tantangan masih dihadapi, termasuk realisasi program cetak sawah baru yang belum mencapai target. Pemkab berencana mengajukan kembali program tersebut dengan penyesuaian target.

Optimalisasi lahan melalui irigasi perpompaan, perpipaan, serta pembangunan embung desa juga terus didorong untuk meningkatkan indeks pertanaman.

Rakor ini melibatkan ratusan peserta dari unsur pemerintah daerah, instansi vertikal, penyuluh, hingga petani guna memperkuat koordinasi menghadapi tantangan sektor pertanian.

Dengan berbagai strategi tersebut, Sidrap optimistis mampu menjaga posisinya sebagai salah satu lumbung pangan nasional di tengah ancaman perubahan iklim. (4dy)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com