Beranda » Makassar » Asa Kreativitas, Santri MHQ AQL Sulsel Beraksi diatas Panggung
Asa Kreativitas, Santri MHQ AQL Sulsel Beraksi diatas Panggung
Madrasah Hafidz Quran (MHQ) Ar Rahman Quranic Learning (AQL) bertajuk "MHQ FEST 2018" yang berlangsung di Ball Room Theather Menara Pinisi Universitas Negeri Makassar (UNM), jalan AP. Pettarani, kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (23/12/18).
Makassar

Asa Kreativitas, Santri MHQ AQL Sulsel Beraksi diatas Panggung

MAKASSAR – Menjadi seorang santri Madrasah Hafidz Quran (MHQ) Ar Rahman Quranic Learning (AQL) sejatinya tidaklah hanya piawai dalam menghafal Alquran namun juga mampu untuk mengembangkan bakat dan kreatifitas.

Hal ini dibuktikan dengan digelarnya festival bertajuk “MHQ FEST 2018” berlangsung di Ball Room Theather Menara Pinisi Universitas Negeri Makassar (UNM), Jl. AP. Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (23/12/2018).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pamahaman kepada wali santri agar tidak ragu mempercayakan anaknya menghafal di MHQ.

Selain menghafal Alquran, para santri juga dilatih untuk mengembangkan potensi dirinya. Temasuk dalam hal seni tanpa harus meninggalkan tugas pokok yaitu menghafal Alquran.

Ketua Panitia, Hasbi mengatakan, kegiatan ini juga diharapkan partisipasi aktif para wali santri untuk terlibat dalam dakwah AQL.

“Kegiatan ini sebagai bukti bahwa santri penghafal Alquran juga bisa tampil di atas panggung seni. Diharapkan semoga orang tua santri dapat berpartisipasi dalam dakwah AQL Sulsel,” kata Hasbi.

“Ucapan selamat datang kepada tamu undangan dan wali santri serta tidak lupa ucapan terima kasih kepada donatur dan seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan acara ini,” lanjut Hasbi dalam sambutannya.

Dalam acara ini, para santri menampilkan beberapa aksi panggung yang memukau para tamu undangan yang hadir. Di antaranya, Drama, Semaphore, Nasyid, Parade Tahfidz, Karate, Tapak Suci, Pidato Tiga Bahasa dan lain-lain.

MHQ AQL Sulsel di bawah asuhan ustadz Kamaluddin Marsus, S.Pd.I berdiri sejak 10 Agustus 2015 dan telah tersebar dibeberapa tempat di kota Makassar.

Di antaranya, MHQ Mesjid Cheng hoo Tanjung Bunga, MHQ Ubay bin Ka’ab al Markaz I, MHQ Zaid bin Stabit di komplek Puri Diva Istambul, dan beberapa MHQ di komplek Bukit Baruga Antang di jalan Kayu Agung, jalan Lauser, jalan Amurang dan jalan Dulamayo.

Total santri tidak kurang dari 200 orang. Diketahui bahwa, santri yang mengahafal di tempat ini gratis atau tidak dipungut biaya.

“Alhamdulillah, berkat pertolongan Allah SWT melalui Alquran sanrti yang ada di tempat kita tidak dipungut biaya atau gratis,” kata Kamaluddin dalam tausiahnya di sela-sela acara.

“Namun, gratis bukan berarti tidak butuh biaya. Gratis adalah memberikan kesempatan kepada orang lain khususnya wali santri yang ingin berjihad melalui hartanya,” Sambung Kamaluddin.

Pada akhir acara, panitia membagikan angket kepada wali santri dan para tamu undangan.

“Alhamdulillah, Saya pribadi memberikan apresiasi yang setinggi tingginya dan sebesar besarnya kepada para ustadz dan ustazah yang telah membimbing anak kami selama ini”

“Acaranya ini sungguh amat keren luar biasa, selama acara air mata saya tidak berhenti mengalir karena bangga atas suguhan acara yang ditampilkan, terima kasih saya haturkan untuk ustadz dan ustazah,” kata salah seorang wali santri yang namanya tidak disebutkan.

“Untuk anak-anakku tercinta, kalian luar biasa, kalian membuat kami orang tua sangat bangga karena kalian selama ini mau belajar dan mendengarkan arahan para pembina kalian, semoga Allah swt memberkahi hidup kalian dan kalian diberi kesuksesan dunia dan akhirat”

“Akhir kata sukses buat MHQ AQL Sulsel, semoga semakin besar dan semakin baik. saya bangga menjadi bagian dari keluarga besar MHQ AQL Sulsel”. tandasnya. [*/shar]

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Citizen Report : A. Rahlim, S.Pd.I., M.Pd
Panitia Pelaksana MHQ AQL Sulsel