MAKASSAR – Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi Sulsel, Drs Askari MSi membuka acara Diseminasi Panduan Penanganan Kasus Multidisiplin yang berpusat pada Anak, di ruang Data Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (19/6/2019).
Kegiatan ini terlaksana atas kerjasama Yayasan Sayangi Tunas Cilik (YSTC) dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulawesi Selatan.
Plt Kadis DPPPA Sulsel, Askari mengatakan, Program Families First telah diimplementasikan sejak 2018 di Sulsel. Ini merupakan program yang dilaksanakan YSTC untuk mendukung Sistem perlindungan Anak di Sulawesi Selatan.
“Sistem Perlindungan Anak dan Penanganan kasus anak membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Karena kekerasan pada anak berakibat multi dimensi pada tumbuh kembang anak, sehingga mereka tidak lagi dapat menikmati hak-hak asasinya sebagai anak. Bahkan, dapat menyebabkan kematian pada anak,” papar Askari.
Pendekatan integratif dan multi disiplin mutlak diperlukan karena permasalahan yang makin rumit dalam perlindungan anak,membutuhkan kerjasama lintas profesi termasuk dengan pemerintah.
Askari lebih jauh berharap, melalui kegiatan ini akan tercapai kesamaan pandangan terhadap penanganan kasus anak yang interaktif dan multi disiplin.
“Saya berharap akan terbangun kesamaan pandangan dalam penanganan kasus anak yang integratif dan multidisiplin, sehingga dapat membangun penanganan anak yang efektif dan efisien demi kepentingan terbaik anak,” tutupnya. (UDN)













