Awas Cairan Disinfektan Ternyata Berbahaya Bagi Tubuh

0
71

VIDEO – Penyemprotan cairan disinfektan tengah marak dilakukan di tengah pandemi global virus Corona Covid-19. Tidak hanya oleh instansi resmi, warga juga berlomba-lomba melakukannya secara mandiri.

Berbagai carapun dilakukan guna mencegah penyebaran virus corona jenis baru (Covid-19) yang saat ini tengah mewabah di penjuru Bumi termasuk Indonesia. Salah satunya dengan menyemprot disinfektan ke tubuh manusia baik secara manual maupun melalui box disinfektan .

Lalu seberapa amankah penggunaan cairan disinfektan ini bagi manusia?

Organisasi kesehatan dunia (WHO) sebenarnya tidak merekomendasikan penyemprotan disinfektan ke tubuh manusia. Lewat akun media sosialnya, WHO juga menyampaikan resiko penyalahgunaannya.

Sebab, beberapa kandungan dalam larutan disinfektan, seperti alkohol dan klorin, justru berisiko membahayakan bagi kesehatan tubuh manusia.

Menyemprotkan bahan-bahan kimia tersebut dapat berbahaya apabila terkena pakaian hingga menyentuh permukaan kulit atau selaput lendir manusia, seperti mata dan mulut.

Jika terkena kulit atau selaput lendir manusia, seperti mata dan mulut, dapat mengikis lapisan tersebut sehingga menimbulkan iritasi. Akibatnya, kuman dapat masuk dengan mudah ke area tubuh sehingga menyebabkan peradangan.

Terlebih belum tentu cairan disinfektan yang digunakan oleh masyarakat untuk menyemprot tubuh orang-orang yang lalu lalang tersebut mengandung zat alkohol, klorin, dan hidrogen peroksida.

Alkohol dan klorin hanya boleh digunakan sebagai disinfektan untuk membunuh virus, bakteri, dan mikroorganisme yang terdapat pada permukaan benda mati, seperti jalanan, pagar rumah, kendaraan bermotor, perabotan rumah tangga yang sering disentuh banyak orang, dan lain-lain.

Penggunaan bilik disinfektan atau menyemprot disinfektan ke tubuh tidak efektif untuk mencegah penyebaran virus corona. Alih-alih mematikan virus dan mencegah penyebaran virus corona, kedua hal tersebut justru dapat berisiko membahayakan kesehatan tubuh manusia.

Perlu diketahui bahwa, Membersihkan bagian tubuh seperti mencuci tangan menggunakan sabun dan air bersih yang mengalir masih menjadi cara yang paling efektif untuk membunuh virus. [*]