JENEPONTO—Pemerintah Kabupaten Jeneponto memberikan penghargaan kepada insan pers sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dalam pemberitaan dan penyebarluasan informasi pembangunan daerah pada peringatan Hari Jadi Kabupaten Jeneponto ke-163.
Salah satu penghargaan tersebut diterima Mediasulsel.com Biro Jeneponto yang mengusung slogan “media era digital” serta menjalin kerja sama dengan VoA Indonesia dan jaringan Beritasatu.com.
Penghargaan diterima langsung Kepala Biro Mediasulsel.com Kabupaten Jeneponto, Kaharuddin Kasim, bersama perwakilan dua media lainnya, yakni Samsir dari Indonesia Satu dan Ardiansyah dari Input Rakyat.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Bupati Jeneponto, Paris Yasir, didampingi Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, di hadapan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, serta sejumlah kepala daerah yang hadir dalam peringatan Hari Jadi Jeneponto ke-163 di Ruang Pola Panrannuangta Kantor Bupati Jeneponto, Jumat (1/5/2026).
Kaharuddin Kasim menyampaikan penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan terhadap peran strategis pers dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas publik di daerah.
“Pers sebagai pilar keempat demokrasi memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi pembangunan secara akurat kepada masyarakat. Sinergi antara pemerintah daerah dan media sangat dibutuhkan untuk memastikan kebijakan publik tersampaikan dengan baik,” ujar Kaharuddin.
Menurutnya, penguatan kemitraan antara pemerintah daerah dan insan pers menjadi langkah penting dalam mempererat kolaborasi sebagai jembatan informasi bagi masyarakat.
Ia juga menegaskan penghargaan kepada insan pers merupakan bentuk apresiasi terhadap fungsi kontrol sosial media dalam mengawal jalannya program pemerintah daerah.
“Pers tidak hanya menjalankan fungsi edukasi, tetapi juga pengawasan agar pembangunan berjalan sesuai target dan kepentingan masyarakat,” katanya.
Kaharuddin berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi insan pers di Jeneponto untuk terus meningkatkan profesionalisme dan menjaga kualitas jurnalistik yang objektif, berimbang, serta konstruktif.
“Ini menjadi momentum positif bagi iklim informasi di daerah, di mana kerja keras insan pers diakui sebagai kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah,” tutupnya. (*)














