MAKASSAR—Camat Manggala Ahmad menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang digelar Pemerintah Kelurahan Bitowa, Kecamatan Manggala, di Kantor Kelurahan Bitowa, Ruko Kompleks Panakkukang Mas 2, Minggu (15/3/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 17.30 WITA itu dihadiri Lurah Bitowa Fathurahman Datu, Bhabinkamtibmas Aiptu Arham, Babinsa Serka Muh Nasir, Ketua LPM Abdullah Dg Tangga, para Ketua RT/RW se-Kelurahan Bitowa, serta masyarakat.
Suasana kegiatan berlangsung hangat. Sejak menjelang waktu berbuka, para undangan tampak berkumpul dan berbincang santai bersama perangkat kelurahan, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat.
Camat Manggala Ahmad mengatakan Ramadan 1447 Hijriah menjadi momen untuk mempererat hubungan antar unsur di wilayahnya.
“Ramadan adalah waktu yang sangat baik untuk mempererat hubungan kekeluargaan. Melalui kegiatan seperti ini kita bisa saling mengenal lebih dekat, memperkuat komunikasi, dan menjaga kebersamaan antar unsur di wilayah,” ujarnya.
Sementara itu, Lurah Bitowa Fathurahman Datu menilai kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan tersebut dapat membantu kelancaran komunikasi dalam pelayanan masyarakat.
“Kalau hubungan antar unsur solid, komunikasi juga lancar. Itu akan sangat membantu dalam menyelesaikan berbagai persoalan di masyarakat serta mempercepat pelaksanaan program pemerintah,” katanya.
Ia menyebut pelayanan kepada masyarakat di tingkat kelurahan melibatkan berbagai unsur di wilayah.
“Kami di kelurahan tentu tidak bisa bekerja sendiri. Ada banyak pihak yang terlibat, mulai dari Bhabinkamtibmas, Babinsa, LPM, para Ketua RT/RW dan unsur lainnya. Dengan kebersamaan seperti ini, koordinasi menjadi lebih mudah,” jelasnya.
Ia berharap kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan tersebut dapat terus terjaga dalam aktivitas pelayanan masyarakat.
“Harapannya kebersamaan ini terus terpelihara. Dengan kerja sama yang baik, kita bisa memberikan pelayanan yang lebih maksimal kepada masyarakat,” pungkasnya. (Cr/Ag4ys)
Citizen Reporter: Muh. Aris
Artikel ini ditulis oleh Citizen Reporter. Isi dan gaya penulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Redaksi hanya melakukan penyuntingan seperlunya tanpa mengubah substansi.













