PANGKEP—Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel, Muhammad Yusran Lalogau dengan didampingi istri tercinta yang juga merupakan ketua TP PKK Kabupaten Pangkep, Nurlita Wulan dan sejumlah Pimpinan OPD melakukan kunjungan kerja ke Pulau Mattiro Labangeng, Kecamatan Liukang Tuppabiring Utara, Minggu (10/12/2023).
Selain itu Bupati Pangkep beserta rombongan juga mengunjungi Pulau Mattiro Uleng dan Pulau Mattiro Dolangeng, Kecamatan Liukang Tuppabiring Utara.
Kunjungan ini merupakan kunjungan hari kedua di Kecamatan Liukang Tuppabiring Utara setelah sehari sebelumnya Bupati melakukan kunjungan di Desa Mattiro Walie, Desa Mattiro Bombang dan Desa Mattiro Kanja.
Sama seperti sehari sebelumnya dalam kunjungannya ini Bupati Yusran menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat Mattiro Labangneg, diantaranya bantuan 3,57 ton beras untuk 119 keluarga penerima manfaat (KPM), bantuan rakkang, mesin diesel, bantuan BLT desa, dmesin genset dan juga bantuan untuk Masjid Darulsalam Pulau Layya.
Sementara untuk warga Mattiro Uleng diberikan bantuan beras sebanyak 7,62 ton untuk 254 KPM. mesin diesel, bedah rumah, BLT Dana desa, mesin katinting 12 PK. Sedangkan untuk warga Mattiro Dolangeng bantuan 5,46 ton beras untuk 182 KPM.
“Tahun depan kita akan benahi dermaganya baik di Mattiro Ulleng maupun Mattiro Dolangeng. Awal tahun lalu kita telah menganggarkan pembangunan Arsinum (air siap minum) yang dimana mesin ini bertujuan untuk mengolah air laut menjadi air siap minum,” terang Yusran.
Seakin itu Yusran juga menegaskan kepada seluruh warganya, bahwa bantuan beras sebagaimana dibagikan hari ini, akan terus berlangsung hingga bulan 6 tahun 2024.
Kedepannya lanjut Yusran ada juga program Super sun Dari PLN. Super Sun merupakan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) untuk rumah.
“Sementara kita fokus ke kantor desa-desa, camat, fasilitas pendidikan dan kesehatan yang ada di kepulauan. Untuk saat ini seperti itu, masyarakat bisa menilai program ini. Kalau berkenan, bisa mengusulkan untuk mendapatkan program super sun ke depannya melalui pemerintah desa dan kepulauan,” pungkas Yusran. (*/4dv)













