SIDRAP—Pemerintah Kabupaten Sidrap terus mempercepat persiapan program Koperasi Merah Putih yang menjadi prioritas nasional. Hingga saat ini, Sidrap bahkan disebut telah melampaui target awal persiapan dan hanya membutuhkan tujuh lokasi tambahan untuk memenuhi target pembangunan 39 titik koperasi.
Perkembangan itu terungkap dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Koperasi Merah Putih tingkat kelurahan yang dipimpin langsung Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, di Rumah Jabatan Bupati, Kelurahan Pangkajene, Senin malam (11/5/2026).
Rakor tersebut dihadiri Wakil Bupati Nurkanaah, Dandim 1420/Sidrap Letkol Inf. Andi Zulhakim Asdar, Kajari Adhy Kusumo Wibowo, Sekda Andi Rahmat Saleh, unsur Forkopimda, kepala OPD, camat, lurah, Babinsa, hingga pengurus Koperasi Desa Merah Putih se-Kabupaten Sidrap.
Dalam arahannya, Syaharuddin menegaskan program Koperasi Merah Putih harus menjadi tanggung jawab bersama karena merupakan salah satu program unggulan pemerintahan Presiden RI. Pemkab Sidrap, kata dia, ingin memastikan seluruh tahapan berjalan tepat waktu sebelum diperluas ke wilayah desa.
“Alhamdulillah, hasil pemantauan malam ini menunjukkan capaian kita sudah melebihi target persiapan yang ditetapkan. Ini berkat kerja keras semua pihak,” ujar Syaharuddin.
Sementara itu, Dandim 1420/Sidrap Letkol Inf. Andi Zulhakim Asdar menjelaskan secara nasional Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan 1.000 titik koperasi pada 16 Mei 2026 di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Setelah itu, pemerintah menargetkan 35 ribu titik koperasi beroperasi di seluruh Indonesia pada 1 Agustus 2026.
Khusus di Sidrap, target pembangunan ditetapkan sebanyak 39 titik koperasi. Dari jumlah itu, 31 lokasi dinyatakan siap dibangun dan enam di antaranya telah rampung 100 persen, termasuk di Desa Buntu Buangin. Sementara progres pembangunan di wilayah Betao disebut telah mencapai 95 persen.
“Kita hanya kekurangan tujuh lokasi lagi untuk mencapai target 39 titik. Kami berharap camat dan lurah bisa bergerak cepat mencari lokasi tambahan agar program ini segera terealisasi,” kata Andi Zulhakim.
Ia menambahkan, jajaran Danramil dan Babinsa juga telah diminta bekerja lebih maksimal untuk mempercepat penyiapan lahan dan pembangunan koperasi di lapangan. Menurutnya, percepatan program tersebut penting untuk mendukung pemerataan ekonomi masyarakat hingga ke pelosok desa.
Rakor evaluasi ini sekaligus menjadi ajang sinkronisasi seluruh pemangku kepentingan di Sidrap agar kendala di lapangan bisa segera diselesaikan dan target nasional Koperasi Merah Putih dapat tercapai tepat waktu. (4dy)













