Danton Damkar Akui Sempat Ada Kerumunan Pelamar Pegawai Kontrak
Situasi antrian pelamar Calon Pegawai Kontrak Dinas Damkar Kota Makassar, di Kantor Damkar Jl. Ratulangi, Selasa (23/2/2021) pagi.

MAKASSAR—Komandan Peleton (Danton) Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Makassar, Rustam Jufri mengaku, foto yang beredar platfom media sosial seperti WA dan FB, yang menggambarkan adanya kerumunan pelamar calon Pegawai Kontrak adalah benar terjadi di Kantor Damkar Jl. Ratulangi.

Namun menurut Rustam, kerumunan tersebut terjadi pagi hari Selasa (23/2/2021) saat jam kantor belum dibuka, dan dikarenakan hujan, sehingga para pelamar bergeser untuk berlindung agar terhindar dari air hujan.

“Benar foto itu diambil di lokasi sini (kantor Damkar; red) pagi tadi, saat belum dibuka pendaftaran dan saat itu hujan. Setelah dibuka, saya diperintahkan langsung mengeluarkan mobil damkar untuk tempat mereka para pendaftar taruna/ni Damkar. Ditambah hujan tadi pagi, mereka berlindung dari hujan,” terang Rustam.

Namun sesuai pengamatan Media Sulsel di lapangan saat siang hari, situasi pelamar calon Pegawai Kontrak Damkar tidak lagi sesak dalam foto yang beredar.

“Bisa kita lihat sendiri bagaimana lokasi ini setelah mobil damkar keluar kan luas, jadi tidak ada sesak lagi seperti di foto tersebut,”  tambah Rustam.

Dihubungi secara terpisah, Plt. Kepala Dinas Damkar Kota Makassar,  Elo Dewata Wahid, sambil terbahak menyatakan, bahwa dari sebelumnya dirinya sudah menduga akan beredar foto kerumunan pelamar yang terjadi Selasa pagi tersebut di Media Sosial.

“Saya duga ada yang sengaja memfoto dan menyebarkan foto tersebut. Saya tadi langsung di telepon sama Pak Sabri Asisten Satu dan juga Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 kota Makassar karena ada foto itu dengan beliau. Itu foto pagi sekali sebelum di buka pendaftaran,” terang Elo.

Lebih lanjut Elo mengatakan, bahwa saat ini personil Damkar Kota Makassar sangat minim, sementara keberadaan Damkar sangat vital, sehingga pihaknya merasa perlu adanya penambahan personil.

“Kami butuh personil tangguh, jadi jika Covid-19, masih mungkin bisa sembuh, tapi jika terjadi kebakaran rumah, dan personil kurang pasti habis satu daerah,” tambahnya.

Elo Juga menambahkan, bahwa hari ini, Selasa (23/2) terdapat sekitar 600 orang pelamar yang datang ke Kantor Dinas Damkar, sedangkan sehari sebelumnya hanya sekitar 200 orang.

“Kami di sini tahu Prokes dan di area ini disemprot 2 x sehari untuk jaga kesehatan, sementara personil di sini juga ada yang pernah terpapar covid-19. Saat mengetahui situasi tersebut,  kami cepat menata jarak dan saya sendiri meminta jaga jarak dan selalu gunakan masker saat antrian,” ucap Elo, seraya berharap, semoga tidak tercipta claster pendaftaran. (70n)