PANGKEP – Deklarasi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau dan Syahban Sammana (MYL-SS) berlangsung di Baruga Al Hamid, Kelurahan Samalewa, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, Rabu (12/8/2020).
Acara ini dihadiri oleh Mantan Wali Kota Makassar Ilham Arif Sirajuddin, Sekertaris DPW Partai NasDem Provinsi Sulawesi Selatan H Syaharuddin Alrif, Anggota DPRD Propinsi Sulawesi Selatan M Irwan Jamaluddin, seluruh Anggota DPRD Pangkep Partai NasDem,
Diketahui, tim pemenangan dan relawan yang hadir sebanyak 1.000 orang dari 13 Kecamatan, dilaksanakan pula pelantikan dan penyerahan SK Koordinator Kecamatan (Korcam) dan Koordinator Desa (Kordes) yang dibacakan oleh Juru Bicara MYL-SS, Kadir Emo.
Pada kesempatan ini, Paslon MYL-SS memaparkan visi dan misi dengan menguraikan 10 program unggulan sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Pangkep, yaitu:
1. Pangkep Kuat, menciptakan aparat yang profesional dan transparan
2. Pangkep Maju, membangun dan menciptakan tata ruang Pangkep
3. Pangkep Cerdas, menjadikan setiap sekolah menjadi sekolah yang hebat
4. Pangkep Berprestasi, membangun rumah siap kerja dan gelanggang olahraga untuk salurkan bakat pemuda Pangkep
5. Pangkep Sehat, program jemput sehat pulang kembali bersama keluarga dan pembangunan apotik pulau
6. Pangkep Berbudaya, program sektor pariwisata
7. Pangkep Peduli Pemberdayaan Perempuan, meningkatkan produktivitas dan ekonomi serta peduli kaum disabilitas
8. Pangkep Indah, menjadikan Pangkep menjadi kota yang indah dengan membangun ruang hijau yang banyak, serta menambah armada Pemadam Kebakaran di tiap-tiap Kecamatan
9. Pangkep Sejahtera, membangun UMKM dan melaksanakan peningkatan ekonomi pulau
10. Pangkep Religius, membangun musala di setiap sekolah, serta membangun kampung religius di Kabupaten Pangkep.
“Ini adalah visi dan misi kami berdua, mari jadikan Kabupaten Pangkep sebagai rumah dan membangun harkat dan martabat masyarakat,” jelas bakal calon Wakil Bupati Pangkep, Syahban Sammana.
Lanjut dikatakan, Paslon MYL-SS adalah putra daerah yang memiliki komitmen membangun Pangkep dengan pendekatan budaya dan kearifan lokal.
“Memperhatikan nasib masyarakat. Kami berdua putra asli Pangkep yang tetap berkomitmen dengan mengedapankan budaya lokal,” pungkas Syahban Sammana. [*]







