Dirut RSUD Labuang Baji Makassar Benarkan Jenazah Dibawa Pulang Paksa, Positip Covid-19

0
199

MAKASSAR, Direktur Utama RSUD Labuang Baji Kota Makassar, dr. H. Andi Mappatoba, MBA, DTSA, melalui pesan WhatsApp, Minggu (7/6) membenarkan, bahwa Jenazah, Muhammad Yunus (49), pasien asal Jalan Rajawali yang diambiil paksa ratusan warga pada Jum’at, 5 Juni 2020, merupakan pasien dengan hasil swap positip Covid-19.

“Benar, pasien atas nama Muhammad Yunus dari jalan Rajawali tersebut positip Covid, hal ini dibuktikan dari hasil test swab kemarin sore,” terang Mappatoba singkat saat dikalrifikasi melalui pesan WhatsApp.

Sekaitan dengan tu, Mappatoba menambahkan, bahwa selanjutnya hasil test akan diteruskan ke Dinas Kesehatan Sulsel dan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 untuk ditndaklajuti.

“Langkah dan upaya kami untuk jenazah alamarhum Muhammad Yunus hanya sampai di sini. Kami pihak Rumah Sakit hanya sampai merawat pasien hingga sembuh total, dan bagi yang sudah sembuh kita kembalkan kepada keluarga, namun untuk almarhum Allah berkehendak lain.” Lanjut Mappatoba.

Lebih lanjut Mappatoba menjelaskan, bahwa Almarhum Muhammad Yunus masuk Rumah Sakit, Kamis, 4 Juni 2020, dengan keluhan sesak nafas dan nyeri pada dada kiri. Sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) pihak RSUD Labuang Baji telah melakukan test awal dan tes laboratorium.

“Hasil awal adanya indikasi covid-19, beliaupun dirawat dengan baik di ruang isolasi, namun Allah berkehendak lain, beliau meninggal Jum’at, 5 Juni, dan ada pihak yang mengambil jenazah almarhum pada hari yang sama,” tegas Mappatoba.

Untuk diketahui, Jenazah alamarhum Muhammad Yunus, yang kemudian diketahui berdasarkan hasil test swab positip covid-19. Jum’at, 5 Juni 2020 pagi beberapa saat setelah meninggal, ratusan warga masuk ke ruang perawatan dan membawa paksa jenazah almarhum meninggalkan Rumah Sakit dengan berjalankan kaki menempuh jarak kurang lebih 3 KM menuju rumah alamarhum di Jl. Rajawali Makassar.

Bahkan sesuai info yang dihimpun Media Sulsel saat pengambilan paksa jenazah tersebut, terdapat salah seorang warga yang membawa serta branker wadah penampungan hasil swab yang kemudian ditemukan petugas ditinggalkan di jalanan. (70n/464Ys)