Dishub Sulsel Dukung 9 Mobil unit Bus untuk Mobile Vaksinator
Dishub Sulsel memberikan dukungan 9 unit bus untuk mobile vaksinator yang telah dilaunching oleh Plt Gubernur Sulsel pada puncak peringatan HUT ke-76 Proklamasi Kemerdekaan RI Tingkat Provinsi Sulsel, di Lapangan Upacara Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, kemarin Selasa (17/8/2021).

MAKASSAR—Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan (Dishub Sulsel) terus memberikan dukungan dalam mempercepat upaya memutus rantai penularan covid-19 serta mempercepat vaksinasi di Sulsel.

Salah satu yang dilakukan Dishub Sulsel adalah memberikan dukungan 9 unit bus untuk mobile vaksinator yang telah dilaunching oleh Plt Gubernur Sulsel pada puncak peringatan HUT ke-76 Proklamasi Kemerdekaan RI Tingkat Provinsi Sulsel, di Lapangan Upacara Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, kemarin Selasa (17/8/2021).

Kepala Dishub Sulsel, Muhammad Arafah mengaku, ada 9 unit bus yang merupakan hibah dari kementrian perhubungan digunakan dalam mensupport vaksinasi.

“Memang ada 9 unit bus hibah dari kementrian perhubungan yang selama ini memang digunakan dalam melayani tenaga kesehatan (nakes) dan saat ini kita supporting lagi untuk melakukan vaksinasi di lapangan,” ungkapnya, Rabu (18/8/2021).

Bus untuk mobile vaksinator ini akan berkeliling ke masing-masing kecamatan di kota makassar untuk melayani masyarakat.

“Jadi 9 unit bus vaksinator ini,nantinya akan tersebar di masing-masing kecamatan di kota Makassar dengan mendatangi masyarakat yang akan di vaksin,” sebutnya.

Muhammad Arafah menambahkan target awal Mobile Vaksinator adalah di kota Makassar.

“Target pertama memang makassar, setelah di Makassar sudah bagus nanti menyebar di wilayah mamminasata lainnya yaitu gowa, maros dan takalar dan untuk lebih pastinya yang menjadi penanggung jawab adalah direktur rs Dadi,” tuturnya.

Sebelumnya, Plt Gubernur Sulsel menyampaikan, mobile vaksinator ini sebagai upaya dalam mendukung Sulsel Kebut Vaksinasi. Sehingga, herd immunity (kekebalan kelompok) bisa lebih cepat terbentuk.

“Ini untuk mempercepat terbentuknya herd immunity (kekebalan kelompok) bisa lebih cepat terbentuk,” ungkapnya. (*)