Dishub Sulsel kembali Imbau Pengendara Tak Beri Uang ke
Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali mengimbau masyarakat khususnya para pengguna jalan, untuk tidak memberikan uang kepada Pak Ogah yang kerap beroperasi di u-turn ramai.

MAKASSAR—Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali mengimbau masyarakat khususnya para pengguna jalan, untuk tidak memberikan uang kepada Pak Ogah yang kerap beroperasi di u-turn ramai.

Kadishub Sulsel, Muhammad Arafah menyebutkan, pengatur lalu lintas ilegal atau Pak Ogah jangan diberi ruang dengan memberikan uang.

“Mereka merasa nyaman dengan aksinya karena cuma dengan membantu kendaraan menyeberang atau berbelok, sudah bisa kantongi uang. Tidak perlu keahlian khusus,” ungkapnya belum lama ini

Kehadiran Pak Ogah, lanjut Arafah, justru akan semakin membuat arus lalulintas terganggu karena mereka mendahulukan kendaraan yang membayarnya.

“Pak ogah itu tidak memiliki keahlian, serta tentunya dalam mengatur atau membelokkan kendaraan mengutamakan yang memberi uang sehingga arus lalulintas akan semakin terganggu,” terangnya.

Lebih jauh Muhammad Arafah mengaku, pak ogah yang biasanya secara tiba-tiba muncul sangat membahayakan dan rentang terjadinya kecelakaan.

“Kehadirannya menggangu pengendara bahkan rentang terjadinya kecelakaan,” ujarnya.

Ia menambahkan Patroli Pak Ogah rutin dilaksanakan bersama tim gabungan lainnya.

“Kami bersama tim terpadu lainnya, rutin melakukan penertiban untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya para pengendara,” tutupnya. (*)