MAKASSAR – Kerusuhan di Papua yang menyebabkan 30 orang tewas sebagaimana diungkapkan Gubernur Papua Lukas Enembe beberapa hari lalu mengundang reaksi Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Badan Advokasi Investigasi Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (BAIN HAM RI ) Dr.Muhammad Nur, SH, MH di Makassar, Senin (2/10).

Dr.Muhammad Nur mengatakan kerusuhan di Wamena  Papua menyebabkan warga luar Papua minta dievakuasi adalah signal kondisi di Wamena sedang tidak kondusif pasca-rusuh pada Senin, 23 September lalu.

“Papua sudah saatnya menjadi prioritas penanganan khusus apalagi Bendera Kejora yang berkibar di Tanah Papua harus ditindak tegas dan tidak ada ruang pembiaran,” tegas Muhammad Nur.

Lebih lanjut Advokat muda asal Jeneponto ini berharap Pemerintah memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat baik masyarakat papua maupun masyarakat dari daerah lain secara cepat karena kondisi selama ini sudah dalam kondisi darurat.

“Keamanan tanah Papua ada di tangan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo untuk mengambil sikap tegas, sebelum bertambah jatuhnya korban lebih banyak lagi,” tutup Muhammad Nur. (*/464ys)