Dunia Sibuk Bantu Ukraina, Kekejaman Israel Makin Merajalela

Dunia Sibuk Bantu Ukraina, Kekejaman Israel Makin Merajalela
Riska Nilmalasari D.A (Aktivis Muslimah)

OPINI—Konflik Israel-Palestina kembali memanas, bentrokan berdarah terjadi di kompleks Masjid Al-Aqsa Yerusalem Pasukan Israel tiba-tiba menyerbu kompleks Masjidilaqsa di Yerusalem Timur pada subuh dini hari (15/04/2022) ketika ribuan jemaah sedang berkumpul di masjid untuk menjalankan salat Subuh.

Setidaknya 158 warga Palestina dikabarkan terluka dalam kekerasan ketika pasukan Israel menahan ratusan warga (Aljazeera, 16/04/2022).

Video yang beredar menunjukkan warga Palestina melempar batu dan polisi menembakkan gas air mata dan granat. Video lainnya menunjukkan para jemaah membarikade diri mereka di dalam masjid di tengah kondisi yang tampak seperti awan gas air mata. (news.detik.com. 19/04/2022)

Kondisi kaum muslim Palestina dalam penjajahan Israel telah berlangsung sangat lama. Dalam sejarah Pendudukan Israel dan awal konflik 1948 sudah 70 tahun lebih, selama operasi militer Israel telah memakan korban 91.973 jiwa dari tahun 1920 hingga tahun 2021 (Kumparan.com, 18/05/2021).

Operasi militer tersebut tidak hanya memakan korban jiwa tapi juga melakukan perluasan pemukiman Israel pada tahun 1967 hingga sekarang. Namun rakyat Palestina juga tidak berdiam diri justru semakin gigih melalukan perlawanan memperjuangkan hak-haknya tepat tragedi pada tanggal 9/11/2001 akan tetapi justru Israel mencap perjuangan rakyat Palestina dalam menuntut kebebasan dan kemerdekaan sebagai aksi terorisme.

Konflik Palestina-Israel telah melalui banyak langkah penyelesaian. Sejak awal pembentukan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) 24 Oktober 1945, Majelis Umum telah mengeluarkan sejumlah resolusi terkait Israel-Palestina. Sebagian besar dinilai tidak berdampak pada penyelesaian konflik yang telah berlangsung puluhan tahun (www.cnnindonesia.com, 20/05/2021)

Berita Lainnya

Adapun yang menjadi perjuangan bagi Palestina yaitu Resolusi Partisi Mandat Inggris Palestina, Resolusi 181 (1947), Resolusi  PBB No. 2253  yang mengecam keras upaya Israel mengklaim kedaulatan atas Yerusalem, Resolusi PBB No 3379 pada tahun 1975 yang menyebut bahwa Zionisme sama seperti sistem Apartheid, Resolusi PBB No. 4321 pada tahun 1988 yang mendesak Israel menghentikan pendudukan ilegalnya dari wilayah Palestina, Resolusi PBB No 6719 pada tahun 2012 dimana pengakuan Majelis Umum terhadap Palestina sebagai negara observer.

Kemudian pada tahun 2021, Majelis Umum PBB mengeluarkan lima resolusi, termasuk tentang pemukiman Israel serta Prakarsa Perjanjian Solusi dua negara yang sulit disepakati dan memberikan kerugian bagi Palestina. Namun semua perjuangan itu mudah diabaikan Israel dan semua resolusi serta perjanjian diabaikan oleh Israel tanpa sanksi apapun.

Berita Terkait