PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Rambu Solo’ drg.Theresia Hendrajani Silambi’: Kerinduan pada Toraja dan Makna Penghormatan Terakhir • Ny. Dewi Awal Chairuddin Terima Amanah Baru, Jadi Ibu Asuh Polwan Sulsel • Supriansa Ditunjuk Jadi Plt Ketua Golkar Makassar • Awal Chairuddin Resmi Pimpin Polda Sulsel, Djuhandhani Pamit Setelah 11 Bulan Bertugas di Sulsel • Warga Terdampak Gempa NTT Dapat 78 Paket Pelatihan Vokasi • Antisipasi Banjir, Lurah Bontoa dan Warga Bersihkan Saluran Air • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Rambu Solo’ drg.Theresia Hendrajani Silambi’: Kerinduan pada Toraja dan Makna Penghormatan Terakhir • Ny. Dewi Awal Chairuddin Terima Amanah Baru, Jadi Ibu Asuh Polwan Sulsel • Supriansa Ditunjuk Jadi Plt Ketua Golkar Makassar • Awal Chairuddin Resmi Pimpin Polda Sulsel, Djuhandhani Pamit Setelah 11 Bulan Bertugas di Sulsel • Warga Terdampak Gempa NTT Dapat 78 Paket Pelatihan Vokasi • Antisipasi Banjir, Lurah Bontoa dan Warga Bersihkan Saluran Air •
Media Kampus

Edukasi Remaja di Beroanging, Mahasiswa UNM Dorong Pencegahan Pernikahan Dini dan Stunting Sejak Dini

97
×

Edukasi Remaja di Beroanging, Mahasiswa UNM Dorong Pencegahan Pernikahan Dini dan Stunting Sejak Dini

Sebarkan artikel ini
PPK FIKK UNM
Tim Pelaksana PPK Ormawa BKMF Sinapsis Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) UNM menggelar kegiatan Baruga Sipakatau Kesehatan Remaja di Desa Beroanging, Sabtu (11/7/2026). (Foto: Nur Ashilah)

JENEPONTO – Upaya menekan angka stunting dan mencegah pernikahan usia dini terus diperkuat melalui edukasi kepada remaja. Tim Pelaksana Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) BKMF Sinapsis Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar kegiatan Baruga Sipakatau Kesehatan Remaja di Desa Beroanging, Sabtu (11/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang menitikberatkan pada peningkatan pengetahuan remaja terkait kesehatan, pencegahan perilaku berisiko, serta persiapan menuju kehidupan dewasa yang sehat dan produktif.

Dalam kegiatan itu, tim PPK Ormawa memberikan edukasi mengenai bahaya merokok dan berbagai perilaku berisiko yang kerap mengancam kesehatan remaja. Materi yang disampaikan mencakup dampak konsumsi rokok terhadap kesehatan, risiko penyalahgunaan zat adiktif, serta pentingnya menerapkan pola hidup sehat sejak usia muda.

Selain edukasi kesehatan, peserta juga mendapatkan pelatihan dan pendampingan terkait pernikahan dini serta kesehatan reproduksi yang dibawakan langsung oleh Kepala Puskesmas Barana.

Dalam pemaparannya, Kepala Puskesmas Barana menegaskan bahwa kesiapan memasuki pernikahan tidak hanya ditentukan oleh usia, tetapi juga kesiapan fisik, mental, sosial, dan ekonomi. Pemahaman yang baik mengenai kesehatan reproduksi dinilai penting agar remaja mampu mengambil keputusan yang tepat dan bertanggung jawab.

“Remaja adalah generasi penerus yang harus dibekali dengan pengetahuan yang benar sejak dini. Dengan memahami risiko pernikahan dini serta pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, diharapkan mereka mampu membuat pilihan hidup yang lebih sehat, bertanggung jawab, dan merencanakan masa depan dengan lebih baik sehingga dapat menekan risiko stunting sejak masa kehamilan,” ujarnya.

Melalui program Baruga Sipakatau Kesehatan Remaja, tim PPK Ormawa BKMF Sinapsis FIKK UNM berharap lahir generasi muda yang lebih sadar akan pentingnya kesehatan, mampu menghindari perilaku berisiko, serta menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya.

Program ini juga diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan stunting dari hulu, melalui peningkatan pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi, perencanaan keluarga, dan pola hidup sehat sebagai bekal menuju generasi yang berkualitas di masa depan. (MP/Ag4ys)

Citizen Reporter : Nur Ashilah Apriliani (Mahasiswa FIKK UNM)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Kirim Komentar

📢 Mohon utamakan adab, etika, dan sopan santun dalam berkomentar. Semua komentar akan melewati proses moderasi sebelum diterbitkan.

Konten dilindungi © Mediasulsel.com