Dari sudut pandang Islam, generasi adalah fokus utama sebuah negara. Sebab, mereka dalah tonggak sebuah peradaban dan perubahan. Maju tidaknya sebuah bangsa sangat bergantung pada kualitas pemudanya.
Jika, pemudanya baik maka masa depan bangsa akan menjadi baik dan sebaliknya jika pemudanya rusak maka bisa dipastikan masa depan bangsa akan hancur pula.
Olehnya, negara dalam islam mengambil berbagai langkah bagaimana agar menjadikan kualitas generasi sesuai dengan yang diharapkan. Misalnya, dalam sistem pendidikan negara akan menjadikan tsaqofah islam sebagai landasan kurikulum dalam pembelajaran.
Bahkan negara akan memfasilitasi dengan berbagai sarana dan prasarana dengan kualitas yang terbaik, negara akan menutup setiap celah terhadap hal hal yang bisa merusak akidah dan moral pemudanya seperti aplikasi media dan konten konten yang tidak layak tonton dan sebagainya.
Dalam islam terdapat banyak sahabat yang bisa menjadi inspirasi generasi muslim saat ini. Misalnya, Muhammad Al Fatih yang pada usia 25 tahun telah mampu menaklukan Konstatntinopel dan Bizantium Romawi Timur, Zaid Bin Tsabit yang pada Usia 11 tahun setelah masuk Islam diberikan kepercayaan oleh Rasulullah SAW untuk menuliskan Wahyu.
Saad Bin Abi Waqqash yang pada usia 17 tahun memiliki kehalian dalam bidang Militer. Bahkan, masih banyak para sahabat dan ilmuan ilmuan islam yang menjadi inspirasi generasi saat ini dalam mewujudkan visi.
Seperti itulah gambaran pemuda yang saat itu mampu membawa islam pada kejayaan dan kegemilangan yang seharusnya menjadi inspirasi generasi umat saat ini.
Olehnya itu, sudah sepatutnya pemuda saat ini memiliki cita-cita dan visi yang tinggi, yakni pemuda pemimpin peradaban. Dan tentunya hal ini akan terwujud tatkala umat ini sadar betapa pentingnya pemahamn agama dalam kehidupan dan betapa pentingnya penerapan aturan-aturan Allah dalam kehidupan. Wallahu’ A’lam. (*)
Penulis: Satriah Ummu Aulia (Pengurus MT Mar’Atul Mutmainnah)
***
Disclaimer: Setiap opini/artikel/informasi/ maupun berupa teks, gambar, suara, video dan segala bentuk grafis yang disampaikan pembaca ataupun pengguna adalah tanggung jawab setiap individu, dan bukan tanggungjawab Mediasulsel.com.












