MAKASSAR – Melalui Video Conference Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah, mengikuti upacara Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-75 tahun bersama Presiden RI Ir Joko Widodo beserta Ibu Negara dan Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin beserta ibu, di Rujab Gubernur Sulsel, Senin 17 Agustus 2020.

Gubernur Sulsel mengatakan,
perkembangan zaman seperti saat ini,berperang tidak mesti mengangkat senjata atau bambu runcing seperti para Pahlawan Kusuma Bangsa yang telah mendahului.

“Generasi bangsa saat ini, beperang tidak tidak mesti mengangkat senjata atau bambu runcing seperti para Pahlawan Kusuma Bangsa yang telah mendahului kita, tetapi menerapkan protokol kesehatan ditengah pandemi covid-19 seperti pakai masker, cuci tangan pakai sabun atau hand sanitaizer dan menjaga jarak adalah bagian dari perjuangan melawan virus berbahaya ini,” ungkapnya.

Ia menyebutkan seluruh masyarakat yang tetap produktif menjalankan aktifitasnya masing-masing adalah bagian dari perjuangan dalam membangun bangsa

“Tetap bekerja dan berusaha termasuk bagi para petani, nelayan, pedagang, pelaku UMKM, pengurus koperasi, sopir, pelaku jasa transportasi dan pengantaran sistem daring, transportasi online, serta lainnya merupakan sebuah perjuangan untuk memajukan bangsa dan negara sekaligus meminimalkan PHK bagi para pengusaha,” sebutnya.

Gubernur sulsel lebih jauh mengaku Berdasarkan data yang ada, ekspor sulsel tumbuh positif yang sebagian besar adalah produksi dari sektor pertanian, industri pengolahan dan beberapa barang strategis lainnya.

“Saya atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak terkhusus para petani, karena di tengah kontraksi perekonomian yang dialami Republik ini secara nasional, di Sulawesi Selatan ekspor tetap tumbuh positif sebesar 11,17% jika dibandingkan pada periode yang sama tahun 2019 lalu,” jelasnya.

Mantan Bupati Bantaeng menambahkan momentum ini hendaknya dijadikan sebagai landasan semangat juang yang tinggi.

“Walaupun bangsa kita tengah dilanda berbagai ujian seperti pandemi Covid-19, banjir dan tanah longsor di berbagai daerah,Tapi momentum ini hendaknya dijadikan sebagai landasan semangat juang yang tinggi menjadikan Indonesia dan Sulsel, agar menjadi lebih baik ke depannya,” tambahnya.

“Saya sekali lagi mengajak untuk tetap bersinergi, kita bertahan dan maju bersama melawan covid-19. Merdeka, Merdeka, Merdeka,” tutupnya.

Diketahui pada HUT RI ke-75 tahun ini Gubernur Sulsel menggunakan baju adat tanah Bugis dan songko to Bone, sementara daerah lainnya memakai kostum khas masing-masing dan tentunya dengan menggunakan masker dengan logo Pemprov Sulsel dan tulisan. (*)