TANGERANG—Rumah kini tak lagi hanya berfungsi sebagai tempat beristirahat. Seiring bertambahnya anggota keluarga, rutinitas, hingga hobi baru, hunian juga dipakai untuk bekerja, belajar, menyimpan berbagai kebutuhan, dan menjalankan aktivitas sehari-hari.
Menyikapi perubahan tersebut, IKEA Indonesia meluncurkan kampanye “Luangkan Ruang: Agar yang Berarti Selalu Punya Tempat” di Tangerang, Kamis (30/7/2026). Kampanye ini mengajak masyarakat menata kembali ruang yang telah dimiliki agar tetap mampu mengakomodasi perubahan kebutuhan hidup tanpa bergantung pada luas rumah.
Interior Design Leader IKEA Indonesia, Alfinda Krista Rahardyana, mengatakan banyak orang menganggap rumah mereka tidak lagi memadai. Padahal, menurut dia, yang berubah bukan ukuran rumah, melainkan cara ruang dimanfaatkan.
“Yang sering kami lihat, orang merasa rumahnya sudah tidak cukup. Padahal setelah dilihat lagi, yang berubah sebenarnya bukan ukuran rumahnya, tetapi cara mereka menggunakan ruang di dalamnya,” ujar Alfinda.
Menurut dia, kondisi tersebut terlihat dari fungsi kamar tidur yang kini tidak hanya dipakai untuk beristirahat.
“Kamar tidur misalnya, sekarang juga sering dipakai untuk berbagai macam kegiatan dan fungsi. Dari situ kami mulai mencari solusi yang memang sesuai dengan cara orang menjalani kehidupannya sehari-hari,” lanjutnya.
IKEA mencatat ruang yang sebelumnya identik sebagai tempat beristirahat kini juga digunakan untuk bekerja, belajar, menyimpan berbagai kebutuhan sehari-hari, hingga menikmati waktu sendiri.
Atas dasar itu, IKEA menyiapkan berbagai inspirasi penataan dan solusi penyimpanan agar ruang tetap nyaman digunakan meski memiliki lebih dari satu fungsi.

Alfinda menilai rumah tidak selalu membutuhkan ruang tambahan untuk mengikuti perubahan kebutuhan penghuninya.
“Yang penting bukan seberapa besar rumahnya, tetapi bagaimana ruang yang ada bisa mengikuti cara penghuninya hidup,” kata Alfinda.
Menurut dia, penghuni rumah perlu melihat kembali kebutuhan yang benar-benar digunakan setiap hari sebelum memutuskan menambah ruang.
“Kadang yang dibutuhkan bukan mengorbankan ruangan menjadi sebuah gudang atau membuat ruangan baru, tetapi melihat lagi apa yang memang diperlukan rutin, apa yang bisa disimpan lebih rapi, dan apakah ada sudut rumah yang belum dimanfaatkan dengan maksimal,” lanjutnya.
Public Relations Manager IKEA Indonesia, Ririn Basuki, mengatakan kampanye tersebut berangkat dari visi IKEA menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik dengan memahami cara masyarakat menjalani aktivitas di rumah.
“Visi IKEA adalah menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang. Bagi kami, visi tersebut dimulai dari memahami bagaimana orang benar-benar menjalani kehidupannya di rumah,” ujar Ririn.
Ia mengatakan IKEA ingin membagikan inspirasi agar masyarakat dapat memanfaatkan ruang yang telah dimiliki sesuai perubahan kebutuhan.
“Melalui Luangkan Ruang, kami ingin membagikan inspirasi yang membantu masyarakat memanfaatkan ruang yang sudah dimiliki agar rumah dapat terus mengikuti segala bentuk perubahan dalam hidup mereka,” katanya.
Pandangan serupa disampaikan Art Director & Videographer sekaligus ayah dua anak, Rudy Ferdianrus. Ia mengaku sejak awal merancang rumah agar setiap ruang dimanfaatkan secara optimal dan terus disesuaikan dengan kebutuhan keluarga.
“Sejak awal kami memang merancang rumah supaya setiap ruang bisa dimanfaatkan sebaik mungkin. Setelah punya anak, kami tidak merasa harus mengubah semuanya dari awal,” ungkap Rudy.
Menurut dia, penyesuaian dilakukan secara bertahap seiring perubahan kebutuhan keluarga.
“Yang kami lakukan justru terus menyesuaikan rumah mengikuti kebutuhan keluarga. Ada area dinding yang kami manfaatkan untuk penyimpanan, kini ada playroom, dan beberapa ruang kami tata ulang supaya tetap nyaman digunakan bersama,” lanjut Rudy.
Ia menilai rumah merupakan ruang yang terus berkembang mengikuti dinamika keluarga.
“Buat saya, rumah memang bukan sesuatu yang selesai sekali jadi, tetapi terus berkembang mengikuti kehidupan keluarga kami,” tuturnya.
Dalam kampanye “Luangkan Ruang: Agar yang Berarti Selalu Punya Tempat”, IKEA Indonesia mengajak masyarakat meninjau kembali cara memanfaatkan ruang di rumah.
Penataan yang disesuaikan dengan kebutuhan diharapkan membuat hunian tetap nyaman digunakan meski aktivitas dan fungsi ruang terus berubah. (*)














