PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.DPRD Makassar Dorong GERMAS dan Kesadaran Kesehatan Mental di Tengah MasyarakatMunafri Ajak Muslimat NU Makassar Kolaborasi dengan Dewan Lingkungan Atasi SampahWorld Cleanup Day 2026, Kelurahan Bitowa Gelar Kerja Bakti MassalSeminar Nasional Dokter di Makassar Bahas Inovasi Pemeriksaan Kesehatan Saluran CernaToreh Sejarah, Pascasarjana UNDIPA Makassar Wisuda 7 Magister Informatika Angkatan PerdanaKarhutla Parepare Tembus 257 Kasus, Lima Hektare Lahan Terbakar dalam SemalamPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.DPRD Makassar Dorong GERMAS dan Kesadaran Kesehatan Mental di Tengah MasyarakatMunafri Ajak Muslimat NU Makassar Kolaborasi dengan Dewan Lingkungan Atasi SampahWorld Cleanup Day 2026, Kelurahan Bitowa Gelar Kerja Bakti MassalSeminar Nasional Dokter di Makassar Bahas Inovasi Pemeriksaan Kesehatan Saluran CernaToreh Sejarah, Pascasarjana UNDIPA Makassar Wisuda 7 Magister Informatika Angkatan PerdanaKarhutla Parepare Tembus 257 Kasus, Lima Hektare Lahan Terbakar dalam Semalam
Opini

Indonesia Darurat Perundungan

2937
×

Indonesia Darurat Perundungan

Sebarkan artikel ini
Indonesia Darurat Perundungan
Yuni Damayanti.

Dijelaskan juga dalam hadis lain yang artinya, “Perumpamaan orang-orang yang beriman dalam mencintai, saling mengasihi dan saling menyokong satu sama lain itu bagaikan satu tubuh. Jika satu tubuh sakit, maka seluruh bagian tubuh yang lainnya akan merasakan sakit.” (HR. Muslim).

Dalam sistem islam akidah adalah landasan dalam pendidikan, tidak heran jika pada masa islam tampil sebagai peradaban dunia telah lahir banyak individu berkepribadian mulia, berakhlak karimah dan unggul ilmu dunia.

Dari itu yang menjadi kunci kesuksesan menciptakan genersi muda, yakni keimanan sebagai landasan dalam setiap perbuatan yang menjadi benteng dari perilaku jahat dan sadis. Seseorang yang memahami islam dengan benar akan menjauhkan dirinya dari perbuatan tercela. Ia menyadari konsekuensi sebagai hamba Allah adalah menaati seluruh perintahnya dan menjauhi setiap larangannya.

Di samping itu, sistem pendidikan islam akan melahirkan individu berkepribadian dan berakhlak mulia secara komunal. Negara menerapkan sistem pendidikan ini di semua jenjang sekolah dan satuan pendidikan.

Tatkala sistem pendidikanya baik, output generasi yang tercetak juga baik. Negara juga harus menjalankan fungsinya mengontrol media dan informasi yang mudah diakses anak-anak. Tidak boleh ada konten berbau kekerasan dan pornografi yang bertebaran di media mana pun.

Di sisi lain, pola asuh orang tua dalam mendidik anak dengan landasan akidah islam juga akan sangat berpengaruh, sehingga suasana keimanan akan terbentuk dalam keluarga. Ketika anak kenyang perhatian dan kasih sayang orang tua, ia tumbuh menjadi pribadi yang hangat, peduli sesama dan tidak mudah mencela orang lain.

Pun penerapan sistem pergaulan sosial berdasarkan syariat islam akan melahirkan masyarakat islam yang bertakwa. Membangun masyarakat dengan budaya amar makruf nahi mungkar akan menjadi kebiasaan di dalam sistem islam. Berdakwah akan menjadi karakter individu, yakni tidak akan menoleransi tindakan apa pun yang bertentangan dengan islam, termasuk perundungan.

Oleh karena itu, saat ini sangat sulit mengondisikan anak-anak lepas dari perundungan, jika tidak adanya sinergi antara peran keluarga, lingkungan, terlebih sistem yang banyak menyebabkan individu tak terkecuali anak-anak memiliki perilaku yang rusak.

Dari itu, sudah sepatutnya umat ini kembali pada aturan yang maha baik yang bersumber dari-Nya, sehingga mampu mewujudkan generasi yang tak hanya cerdas, namun juga memiliki budi pekerti yang luhur.

Hal itu pun hanya mungkin terwujud dalam sistem yang menerapkan islam secara menyeluruh, karena sungguh yang mengetahui mana yang terbaik untuk hambanya, yakni yang menciptakan hamba, Allah Swt. Wallahu a’lam. (*)

 

Penulis: Yuni Damayanti (Freelance Writer)

 

***

 

Disclaimer: Setiap opini/artikel/informasi/ maupun berupa teks, gambar, suara, video dan segala bentuk grafis yang disampaikan pembaca ataupun pengguna adalah tanggung jawab setiap individu, dan bukan tanggungjawab Mediasulsel.com.

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com