Beranda » Daerah » Jabal Anggap Kasus Menantu Bunuh Ibu Mertua, Akibat Kesenjangan Sosial
Daerah

Jabal Anggap Kasus Menantu Bunuh Ibu Mertua, Akibat Kesenjangan Sosial

BANTAENG – Kasus pembunuhan yang dilakukan menantu dengan korban ibu mertuanya, yang belum lama ini terjadi di kampung Pa’lingan, Desa Borong Loe, Kecamatan Pakjukukan, Kabupaten Bantaeng, Sulsel, membuat Ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Bantaeng, Jabal Nur, merasa prihatin.

Bahkan, Jabal beranggapan, Insiden yang menggegerkan khalayak, dan menuai berbagai keprihatinan tersebut merupakan fenomena kesenjangam sosial yang terjadi di masyarakat Bantaeng.

“Ini adalah salah satu fenomena kesenjangam sosial yang terjadi di masyarakat Bantaeng”, tutur Jabal kepada mediasulsel.com melalui sambungan telepon,, Senin (19/6/2017) malam.

Lebih lanjut Jabal mengungkapkan, dirinya sangat prihatin dan berharap agar aparat kepolisian dan pemerintah dapat mengusut tuntas atas kondisi sosial dari kasus menantu yang membunuh ibu mertuanya, yang disebabkan karena dipisahkan dari istrinya itu.

Guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya peristiwa serupa, Jabal juga meminta pihak kepolisian harus melakukan kajian baik-baik terkait kejadian tersebut, serta meminta pemerintah Desa maupun pemerintah Kecamatan, dapat menjadikan insiden ini sebagai pelajaran.

“Jadi pemerintah Desa dan juga pemerintah kecamatan harus betul-betul pantau kondisi sosial masyarakatnya”, ucapnya.
Jabal yang juga merupakan kader Golkar Bantaeng ini, bahwa kejadian tersebut harus diidentifikasi secara detail apa masalahnya, sehingga pelaku bisa membunuh ibu mertuanya, bahkan lanjut Jabal, perlu juga dilakukan test kejiwaan kepada pelaku.

“Pelaku juga harus dilakukan test kejiwaan, dan proses hukum dapat dibuka ke publik, sehingga fapat menjadi pelajaran bagi masyarakat lain,” pungkas Jabal. (464ys)