MAKASSAR—PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, melalui Retail Sales Area Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar), terus memperkuat komitmen dalam memberikan layanan prima kepada masyarakat.
Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kualitas dan kuantitas Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Pertamina secara rutin melakukan monitoring di wilayah strategis seperti Makassar, Gowa, Bone, Takalar, dan Mamuju.
Kegiatan ini juga menjadi langkah persiapan untuk menghadapi Natal dan Tahun Baru (Nataru), memastikan pasokan BBM mencukupi dan distribusi energi berjalan lancar.
Sales Area Manager Retail Sulawesi Selatan dan Barat, Rainier Axel Siegfried Parlindungan Gultom, menekankan pentingnya pelaksanaan monitoring ini sebagai agenda rutin yang dijalankan secara konsisten.
“Kegiatan ini kami lakukan secara berkala untuk menjamin kualitas dan kuantitas BBM di SPBU sesuai dengan standar sertifikasi. Tujuan utama kami adalah memberikan layanan terbaik kepada konsumen, terutama pada momen-momen penting seperti Natal dan Tahun Baru,” ungkapnya pada Rabu (20/11/2024).
Rainier juga merinci berbagai pemeriksaan teknis yang dilakukan selama monitoring. Salah satu yang menjadi prioritas adalah uji tera, yakni pengujian akurasi takaran BBM menggunakan bejana berkapasitas 20 liter.
Selain itu, pemeriksaan mencakup validasi sertifikat metrologi, pengukuran densitas BBM, pengecekan tangki timbun untuk memastikan bebas kadar air, pemantauan kondisi sumur pantau, serta evaluasi kelayakan alat pemadam api ringan (APAR) di SPBU.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw, menjelaskan bahwa uji tera dilakukan untuk memastikan keakuratan alat ukur BBM yang digunakan di seluruh SPBU.
“Uji tera ini wajib dilaksanakan minimal satu kali dalam setahun bekerja sama dengan dinas terkait. Selain itu, Pertamina secara berkala memeriksa kualitas dan kuantitas BBM untuk mencegah adanya alat tambahan yang berpotensi mengubah takaran,” ujarnya.
Lebih lanjut, Fahrougi menegaskan bahwa pengecekan fisik dispenser dan proses monitoring menyeluruh adalah bagian dari upaya Pertamina untuk menjamin kenyamanan dan keamanan masyarakat dalam menggunakan BBM.
“Menjelang Natal dan Tahun Baru, kami memastikan ketersediaan stok BBM di seluruh Fuel Terminal dan SPBU berada dalam kondisi optimal. Hal ini dilakukan untuk memastikan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik, wisata, atau bertemu keluarga dapat melakukannya dengan tenang dan nyaman,” tutup Fahrougi. (*/4dv)














