MAKASSAR—Kegiatan Workshop Peningkatan Kapasitas Kader Anggota Organisasi Perempuan Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota ini sebagai upaya untuk Meningkatkan kompetensi dan kapasitas Sumber Daya Manusia seluruh kader atau Anggota organisasi perempuan yang mampu berdaya saing.
Demikian dikemukakan Kepala DP3A Dalduk KB Sulsel Dr. Hj. Fitriah Zainuddin, M.Kes kegiatan Workshop Peningkatan Kapasitas Kader/ Pengurus Organisasi Perempuan, yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani, di Hotel Novotel, Senin (1/11/2021).
“Kita terus mendorong kuantitas perempuan dalam pembangunan baik di bidang politik, ekonomi, sosial dan pemerintahan, termasuk mendorong peran serta organisasi masyarakat, dunia usaha dan media massa dalam memainstreaminkan pengarusutamaan gender dalam berbagai sektor pembangunan,” ungkapnya.
Dr Fitriah menyebutkan, tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatnya kualitas perempuan sebagai kader/anggota organisasi perempuan dalam ketrampilan berorganisasi.
“Tujuan yang ingin kita capai dalam workshop ini yaitu Meningkatnya kapasitas dan capacity building kader/anggota organisasi perempuan dalam perencanaan organisasi Responsif Gender. Meningkatnya jumlah partisipasi perempuan kader organisasi perempuan dalam pembangunan bidang politik, sosial ekonomi dan hukum,” sebutnya.
Di tempat yang sama, Ketua DWP Sulsel, Sri Rejeki Hayat menyampaikan, ia bertekad akan mengawal organisasi ini menjadi organisasi modern, yang memberikan manfaat yang luas kepada masyarakat Sulsel. Tentunya, dengan terus mengoptimalkan potensi-potensi sebagai anggota organisasi perempuan, dan khusus tugas utama sebagai istri pegawai negeri sipil.
Menurutnya, sebagai salah satu organisasi perempuan terbesar di Indonesia, DWP mempunyai prinsip dan mengambil peran strategis dalam konstalasi pembangunan nasional. Dalam posisi sebagai mitra pemerintah daerah, harus mempunyai program kerja untuk mensejahterakan anggota keluarga dan masyarakat.
“Saya menaruh harapan yang sangat besar kepada pengurus Dharma Wanita Persatuan, kiranya bisa menumbuhkan jiwa entrepreneurship diantara pengurus, guna melahirkan kepengurusan dan organisasi yang lebih memiliki posisi tawar tinggi terhadap upaya memajukan dan mensejahterakan anggota maupun masyarakat secara umum,” harapnya.
Pada kesempatan ini, ia juga mengajak seluruh pengurus dan anggota Dharma Wanita di seluruh Sulawesi Selatan bersama-sama meningkatkan kualitas sebagai perempuan, sehingga bisa menjadi pelaku utama dalam ketahanan keluarga.
Sementara itu, Sekprov Sulsel membacakan sambutan Plt Gubernur sulsel memberikan apresiasi yang tinggi kepada OPD Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A Dalduk KB) Sulsel bersama Dharma Wanita Persatuan sebagai mitra, pihak swasta, serta unsur masyarakat yang telah berkontribusi dalam memajukan peningkatan peran serta perempuan dalam pembangunan, khususnya di Sulawesi Selatan
“Dengan mengusung tema “Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Sulawesi Selatan Jaya”, saya harapkan Kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk menumbuhkan harapan dan keyakinan bahwa perempuan bisa mengambil peran dalam pembangunan,” ungkapnya.
Disebutkan, salah satu isu yang berkenaan dengan kualitas SDM saat ini adalah masih kurangnya peran perempuan baik di bidang politik, pemerintahan maupun lingkungan sosial lainnya.
“Masalah ini harus segera ditangani, Oleh karena itu pada momentum ini saya menginstruksikan kepada seluruh organisasi Perempuan yang ada di Sulawesi Selatan kiranya dapat mensupport DP3A Dalduk KB Sulsel sebagai leading sektor dalam melaksanakan amanah,” jelasnya.
Ia yakin keterlibatan Dharma Wanita dan penggerakan segala sumber daya yang ada merupakan kunci sukses dalam peningkatan peran serta perempuan dalam pembangunan.
Lebih jauh Abdul Hayat Gani mengaku Dharma Wanita Persatuan sebagai mitra Pemerintah Daerah baik di Provinsi maupun Kabupaten/ Kota diharapkan bisa menjadi pionir dalam menyelesaikan persoalan perempuan dan anak.
“Dharma Wanita Persatuanyang bisa bersinergi
dengan Pemerintah dalam mendorong
penyelesaian isu-isu strategis terkait
perempuan dan anak,” tuturnya.
Sekprov Sulsel menambahkan melalui Workshop ini berharap akan Suksesnya
Peningkatan Pengarusutamaan Gender di
Sulawesi Selatan.
“Melalui workshop ini menjadi kekuatan dalam mewujudkan tujuan untuk mensejahterakan Perempuan Indonesia termasuk di Sulawesi Selatan,” tambahnya.
“Saya berharap inovasi-inovasi dan program pada Dharma Wanita Persatuan dapat muncul di Sulawesi Selatan yang dapat dikembangkan pada skala nasional. Dengan memberikan kontribusi yang nyata dan seutuhnya kepada masyarakat,” pungkasnya. (*)


















