PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Mengenang Achmad Ubbe, Pakar Hukum dan Pelestari Keris Bugis • Polresta Gowa dan Lapas Perempuan Bollangi Gelar Razia Gabungan, Cegah Peredaran Narkoba • IKADIPA Fun Walk Tinggal Sehari, Pengambilan Kaos Ditutup Sabtu Malam • GenBI UIN Alauddin Makassar Edukasi Siswa SMA 14 Gowa soal Judi Online dan Bullying • Polsek Manggala Sisir Dua Lokasi Dugaan Sabung Ayam, Lima Orang Diamankan • Mengurai Dilematik Masalah Agraria Indonesia • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Mengenang Achmad Ubbe, Pakar Hukum dan Pelestari Keris Bugis • Polresta Gowa dan Lapas Perempuan Bollangi Gelar Razia Gabungan, Cegah Peredaran Narkoba • IKADIPA Fun Walk Tinggal Sehari, Pengambilan Kaos Ditutup Sabtu Malam • GenBI UIN Alauddin Makassar Edukasi Siswa SMA 14 Gowa soal Judi Online dan Bullying • Polsek Manggala Sisir Dua Lokasi Dugaan Sabung Ayam, Lima Orang Diamankan • Mengurai Dilematik Masalah Agraria Indonesia •
Makassar

Ketua DPRD Makassar Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Nurul Jazirah

933
×

Ketua DPRD Makassar Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Nurul Jazirah

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Makassar Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Nurul Jazirah
Ketua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Nurul Jazirah Pulau Langkai, Kelurahan Barrang Caddi, Kecamatan Sangkarrang. Di momentum ini Rudianto juga disodori sederet aspirasi, Minggu (19/03/2023).

MAKASSAR—Ketua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Nurul Jazirah Pulau Langkai, Kelurahan Barrang Caddi, Kecamatan Sangkarrang. Di momentum ini Rudianto juga disodori sederet aspirasi, Minggu (19/03/2023).

Rudianto Lallo yang identik dengan panggilan “Anak Rakyat” itu merasa berbahagia dan sangat bersyukur diberi kesempatan untuk meletakkan batu pertama pembangunan masjid ini. Menurut Ketua Bappilu DPW Nasdem itu, membangun dan memakmurkan masjid merupakan perintah agama Islam.

“Di mana dalam suatu riwayat, Rasulullah SAW bersabda, barang siapa membangun masjid karena Allah, akan dibangunkan Allah rumah untuk dia di surga,” ucap Rudianto Lallo.

Pada kesempatan tersebut, Rudianto Lallo secara pribadi memberikan bantuan pembangunan dan selanjutnya juga akan memperjuangkan pemberian bantuan melalui dana hibah pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024 mendatang.

“Mudah-mudahan bantuan bisa bermanfaat untuk pembangunan masjid,” ujarnya.

“Pembangunan masjid yang diinisiasi oleh anak muda Pulau Langkai ini perlu diapresiasi. Anak muda memiliki peran penting ke depannya untuk menunjang pembangunan daerahnya sendiri,” lanjut Rudianto Lallo.

Pada kesempatan tersebut, sejumlah tokoh masyarakat Pulau Langkai juga menyuarakan usulan pemekaran agar Pulau Langkai menjadi kelurahan tersendiri. Alasannya, selama ini warga Pulau Langkai mengalami kendala kalau mengurus administrasi kependudukan.

Usulan itu disambut positif oleh Rudianto Lallo. Menurut dia, dengan jumlah penduduk saat ini ditambah dengan kondisi geografis, maka Pulau Langkai sudah sewajarnya menjadi kelurahan tersendiri.

“Warga Pulau Langkai harus ke Makassar atau ke Pulau Barrang Caddi untuk mengurus administrasi kependudukan misalnya. Itu tentu memakan banyak waktu dan biaya. Memberatkan warga. Usulan pemekaran kelurahan ini akan kami kaji lebih dalam di DPRD bersama pemerintah kota,” terang RL – sapaan akrab Rudianto Lallo.

Terkait dengan pelaksanaan teknis pemekaran kelurahan tersebut, RL menegaskan akan menjalankan tahapan yang diperlukan agar bisa terealisasi secepatnya.

“Kami akan usulkan di program legislasi daerah (Prolegda) 2024,” pungkas Rudianto Lallo.

Pulau Langkai adalah salah satu pulau yang berada di gugusan kepulauan spermonde, salah satu pulau terluar di kawasan Makassar. Secara administratif masuk dalam wilayah Kelurahan Barrang Caddi, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang.

Berdasarkan paparan Kepala Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Ramli Lallo, terdapat sekitar seribu orang yang bermukim di Pulau Langkai ini. Merujuk pada jumlah penduduk tersebut, Pulau Langkai dinilai layak menjadi satu kelurahan tersendiri. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com