PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Mulai Januari 2027, PPPK Penuh Waktu Didorong Jadi ASN Lewat Tes KompetensiOlympic of Statistics 2026 UNM Resmi Ditutup, Mahasiswa Sejumlah Kampus Bersaing di Ajang Statistik NasionalKapolri Dorong Polwan Indonesia Naik Kelas di Forum IAWP, Diikuti 43 NegaraRp130,4 Juta Digelontorkan untuk Pemuda Pangkep, KHDTK Tabo-Tabo Disiapkan Jadi Sentra EkowisataDPRD Makassar Dorong GERMAS dan Kesadaran Kesehatan Mental di Tengah MasyarakatMunafri Ajak Muslimat NU Makassar Kolaborasi dengan Dewan Lingkungan Atasi SampahPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Mulai Januari 2027, PPPK Penuh Waktu Didorong Jadi ASN Lewat Tes KompetensiOlympic of Statistics 2026 UNM Resmi Ditutup, Mahasiswa Sejumlah Kampus Bersaing di Ajang Statistik NasionalKapolri Dorong Polwan Indonesia Naik Kelas di Forum IAWP, Diikuti 43 NegaraRp130,4 Juta Digelontorkan untuk Pemuda Pangkep, KHDTK Tabo-Tabo Disiapkan Jadi Sentra EkowisataDPRD Makassar Dorong GERMAS dan Kesadaran Kesehatan Mental di Tengah MasyarakatMunafri Ajak Muslimat NU Makassar Kolaborasi dengan Dewan Lingkungan Atasi Sampah
Internasional

Kisruh Timur Tengah, Filipina Larang Pekerja Pergi ke Qatar

549
×

Kisruh Timur Tengah, Filipina Larang Pekerja Pergi ke Qatar

Sebarkan artikel ini

FILIPINA – Pemerintah Filipina hari Selasa (6/6) menghentikan sementara pengerahan tenaga kerja Filipina ke Qatar karena khawatir terjadi kerusuhan karena kekurangan pangan dan potensi masalah lainnya di tengah krisis diplomatik yang mencengkeram negara kecil di Teluk Persia itu, kata menteri tenaga kerja Filipina.

Silvestre Bello mengatakan bahwa belum ada rencana untuk memulangkan lebih dari 200.000 pekerja Filipina di Qatar.

Para pejabat Filipina dan berbagai agen perekrutan telah diminta untuk memastikan bahwa pekerja Filipina di Qatar aman dan memiliki persediaan makanan yang memadai.

Filipina adalah pemasok tenaga kerja utama, dan sekitar sepersepuluh dari lebih dari 100 juta warga Filipina bekerja di luar negeri karena tidak tersedianya lapangan kerja dan kesempatan lainnya di dalam negeri.

Arab Saudi dan tiga negara Arab lainnya memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar pada hari Senin dan berusaha mengisolasinya, serta menuduh negara itu mendukung kelompok teroris dan Iran. Qatar telah lama membantah tuduhan bahwa pihaknya mendukung kelompok militan.

Arab Saudi menutup perbatasan daratnya dengan Qatar, yang selama ini menjadi pusat masuknya barang-barang impor internasional yang sebagian merupakan makanan, sehingga memicu pembelian besar-besaran di pasar-pasar swalayan. (voa/4ld)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com