PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.BBM Langka, Listrik Padam: Penderitaan Warga Makassar Paket KomplitFH Unhas Bawa Problem Tambang Nikel Indonesia ke Forum PBB di BangkokSwasembada Pangan di Bawah Sistem Kapitalisme: Harga Naik, Rakyat Kian TerhimpitPuluhan Pulau Pangkep Masih Gelap, Pemkab Kejar Listrik 24 Jam hingga 2029Dryer Jagung Tallasa City Dikeluhkan, Oli Bekas Diduga Jadi Bahan BakarValas bagi Pelaku Wisata dan Usaha Kawasan Timur Indonesia: Enam Hal yang Sering TerlewatPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.BBM Langka, Listrik Padam: Penderitaan Warga Makassar Paket KomplitFH Unhas Bawa Problem Tambang Nikel Indonesia ke Forum PBB di BangkokSwasembada Pangan di Bawah Sistem Kapitalisme: Harga Naik, Rakyat Kian TerhimpitPuluhan Pulau Pangkep Masih Gelap, Pemkab Kejar Listrik 24 Jam hingga 2029Dryer Jagung Tallasa City Dikeluhkan, Oli Bekas Diduga Jadi Bahan BakarValas bagi Pelaku Wisata dan Usaha Kawasan Timur Indonesia: Enam Hal yang Sering Terlewat
Media Kampus

KKN-PK Unhas Paparkan 7 Program Kesehatan di Desa Tellumpanua Barru, Fokus Edukasi hingga Cek Kesehatan Gratis

39
×

KKN-PK Unhas Paparkan 7 Program Kesehatan di Desa Tellumpanua Barru, Fokus Edukasi hingga Cek Kesehatan Gratis

Sebarkan artikel ini
Seminar Tellumpanua
Seminar Program Kerja Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Unhas di Kantor Desa Tellumpanua, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, dengan dihadiri Kepala Desa, beserta jajaran perangkat, Kepala Puskesmas, Babinsa, bidan posyandu, kader kesehatan, serta masyarakat Desa Tellumpanua.

BARRU – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) memulai rangkaian pengabdian di Desa Tellumpanua, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, dengan menggelar Seminar Program Kerja di Kantor Desa Tellumpanua. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal membangun kolaborasi dengan pemerintah desa, Puskesmas, dan masyarakat untuk mendukung peningkatan derajat kesehatan warga.

Sesuai keterangan tertulis yang diterima mediasulsel.com, Sabtu (1/8/2026), seminar dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Universitas Hasanuddin, dilanjutkan laporan Koordinator Desa KKN-PK, M. Xavier Syafwan Al-Firdaus Putra.

Kegiatan dihadiri Kepala Desa Tellumpanua H. Burhanuddin, Sekretaris Desa Haidir, Kepala Puskesmas Pekkae H. Taswi, S.Farm., Apt, perwakilan Babinsa, bidan posyandu, perangkat desa, kader kesehatan, tokoh masyarakat, serta warga Desa Tellumpanua.

Dalam pemaparannya, mahasiswa memperkenalkan enam program kerja individu yang berorientasi pada upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan, yakni GASPOL (Gerakan Sikat Gigi Pagi dan Malam), CERIA (Cegah ISPA melalui Edukasi dan PHBS), CERMAT (Cerdas Memilih Makanan Sehat), GASKIN (Gerakan Aksi Sunscreen), GEMAS (Gerakan Edukasi Mengelola Sampah), dan SIGERAK (Sinergi Gerakan Kaki Sehat).

Selain itu, mahasiswa juga memaparkan program kerja kelompok SEHATI (Sehat Bersama Melalui Cek Kesehatan Gratis Desa Tellumpanua) yang akan menjadi program unggulan selama pelaksanaan KKN. Program tersebut dirancang untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit.

Mewakili Kepala Desa Tellumpanua, Sekretaris Desa Haidir menyampaikan apresiasi atas program yang telah disusun mahasiswa berdasarkan hasil observasi dan kebutuhan masyarakat.

“Kami menyambut baik program-program yang telah dipaparkan oleh adik-adik mahasiswa KKN. Pemerintah Desa Tellumpanua siap mendukung pelaksanaan seluruh kegiatan yang telah direncanakan. Harapan kami, setiap program tidak hanya terlaksana dengan baik, tetapi juga memberikan dampak nyata serta mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan dan lingkungan,” katanya.

Kepala Puskesmas Pekkae, H. Taswi, S.Farm., Apt, menilai seluruh program yang dipresentasikan sejalan dengan upaya promotif dan preventif yang selama ini dijalankan Puskesmas.

Menurutnya, edukasi mengenai kesehatan gigi dan mulut, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pola makan sehat, perlindungan kulit, pengelolaan sampah, hingga pemeriksaan kesehatan gratis merupakan intervensi yang sangat dibutuhkan masyarakat. Ia berharap pelaksanaan program mahasiswa dapat bersinergi dengan layanan Puskesmas sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Koordinator Desa KKN-PK Tellumpanua, M. Xavier Syafwan Al-Firdaus Putra, mengatakan seminar program kerja menjadi momentum awal membangun komunikasi sekaligus memperoleh dukungan dari seluruh pemangku kepentingan.

“Kami berharap seluruh program yang telah dipaparkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Tellumpanua. Melalui kolaborasi dengan pemerintah desa, Puskesmas, dan masyarakat, kami optimistis setiap kegiatan dapat terlaksana dengan baik serta meningkatkan pengetahuan dan perilaku hidup sehat masyarakat,” ujarnya.

Seminar berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai masukan dari peserta akan menjadi bahan penyempurnaan agar seluruh program KKN-PK Angkatan 69 Universitas Hasanuddin benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Desa Tellumpanua. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa sebagai penanda dimulainya rangkaian pengabdian mahasiswa di desa tersebut. (Mp/Ag4ys)

Citizen Reporter: M. Xavier Syafwan Al-Firdaus Putra (Mahasiswa Kedokteran Gigi Unhas)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Kirim Komentar

📢 Mohon utamakan adab, etika, dan sopan santun dalam berkomentar. Semua komentar akan melewati proses moderasi sebelum diterbitkan.

Konten dilindungi © Mediasulsel.com