PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Remaja Tewas Usai Tawuran Tallo, Polisi Akui Lepaskan Tembakan • UMKM Sudah Berizin, Tapi Masih Dipungut, ABDSI Soroti Celah Tata Kelola Ruang Publik • Jalan Aroepala Kembali Dibuka, Akses Gowa-Makassar Kini Lancar • Training Jurnalistik HMPS JI IAIN Parepare Bekali Maba Hadapi Dunia Pers • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Remaja Tewas Usai Tawuran Tallo, Polisi Akui Lepaskan Tembakan • UMKM Sudah Berizin, Tapi Masih Dipungut, ABDSI Soroti Celah Tata Kelola Ruang Publik • Jalan Aroepala Kembali Dibuka, Akses Gowa-Makassar Kini Lancar • Training Jurnalistik HMPS JI IAIN Parepare Bekali Maba Hadapi Dunia Pers • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa •
News

Kota Jambi Masuk Nominasi 30 Besar Kota Terbaik di Dunia

583
×

Kota Jambi Masuk Nominasi 30 Besar Kota Terbaik di Dunia

Sebarkan artikel ini

MEDIASULSEL.com,- Inovasi dari sebuah kota mutlak dilakukan oleh seorang pemimpin. Langkah ini selain menunjukkan kapasitas dan kredibilitas pemimpin, juga berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Hal itu tampak pula di Kota Jambi. Inovasi Wali Kota Jambi Syarif Fasha dalam membangun kotanya dengan “Bangkit Berdaya” akhirnya mendapat apresiasi dan menuai prestasi. Program yang diinisiasinya sejak tahun 2014 lalu akhirnya mendunia.

Inovasi yang terlahir dari kerja keras, kerja ikhlas dan kerja cerdasnya itu menarik minat lembaga internasional penyelenggara penghargaan IOPD (International Observatory on Participatory Democracy), untuk mengkaji lebih dalam tentang program itu.

Hal itu berawal saat dilakukan evaluasi permulaan oleh penyelenggaran IOPD pada Januari lalu. Program Bangkit Berdaya yang menekankan pada semangat partisipatif dan gotong royong itu akhirnya masuk nominasi penerima”Best Citizen Participation”. Dan Kota Jambi termasuk didalam 30 besar nominasi Kabupaten/Kota terbaik dari 7 ribu Kabupaten/Kota yang ada di dunia.

“Salah satu poin dari penilaian itu selain program ini tepat sasaran dan hemat anggaran, Bangkit Berdaya juga dapat meningkatkan semangat kebersamaan, partisipasi dan gotong royong yang notabene di lingkungan masyarakat perkotaan sudah memudar,” jelas Fasha dalam pesan elektronik, Rabu (22/3) siang ini.

Tim penilai IOPD melihat bagaimana program itu dapat memacu semangat kebersamaan dan bergotong royong yang saat ini sudah sangat susah ditemui.

“Mereka mengatakan bagaimana mungkin saat ini ada sistem yang mampu menggerakkan masyarakat yang berbeda strata, profesi, jenis kelamin, suku dan ras, namun bisa bersatu pada waktu yang sama dengan melakukan hal yang sama dengan tujuan yang sama pula,” tambahnya.

Fasha berharap, apresiasi itu dapat memotivasi para Camat, Lurah dan Ketua RT se Kota Jambi yang merupakan fokus program Bangkit Berdaya itu.

Bangkit Berdaya merupakan program membangun Kecamatan secara intensif yang berazaskan swadaya. Ini merupakan program percepatan pembangunan sarana prasarana dan utilitas lingkungan yang merata melalui bantuan bahan material/bangunan yang berbasis partisipasi masyarakat.

Program Bangkit Berdaya ini, khusus diperuntukkan bagi lingkungan RT yang usulannya belum dapat diakomodir pada Musrenbang Pemkot. Meski begitu, program ini mampu menciptakan pembangunan yang merata berbasis kepada masyarakat di wilayah kecamatan dan kelurahan supaya fokus pada pengembangan sarana/prasarana dan utilitas masyarakat.

Ada banyak manfaat yang bisa didapat dari program ini. Selain memang menumbuhkan semangat kebersamaan pada warga, kegiatan ini juga sekaligus menghemat anggaran. Karena dalam 1 tahun, Pemerintah Kota Jambi hanya mengeluarkan dana sebesar Rp 7,5 milyar untuk membangun jalan-jalan lingkungan di kawasan RT.

Itu karena pengerjaan jalan langsung dilakukan oleh masyarakat secara suka rela dan gotong royong tanpa digaji atau mendapatkan honor dalam jumlah tertentu. (*/4ld)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com