PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Bupati Paris Yasir Resmi Luncurkan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal di JenepontoKementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan KerjaDisperkim Makassar Dorong Warga Wujudkan Rumah Sehat hingga Tingkat RTKPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut DiamankanBansos Masuk Era Digital, Gus Ipul Kerahkan Tetangga Jadi Mata Data PemerintahKecamatan Manggala Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di BatuaPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Bupati Paris Yasir Resmi Luncurkan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal di JenepontoKementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan KerjaDisperkim Makassar Dorong Warga Wujudkan Rumah Sehat hingga Tingkat RTKPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut DiamankanBansos Masuk Era Digital, Gus Ipul Kerahkan Tetangga Jadi Mata Data PemerintahKecamatan Manggala Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Batua
Makassar

KPK Geledah Sejumlah Tempat di Makassar, Plt Gubernur Sulsel: Tidak ada masalah

741
×

KPK Geledah Sejumlah Tempat di Makassar, Plt Gubernur Sulsel: Tidak ada masalah

Sebarkan artikel ini
Andi Sudirman Sulaiman
Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman ditemui awak media usai menghadiri kegiatan Forum Organisasi Perangkat Daerah Dinas PUTR Tahun Anggaran 2021 di Hotel Four Points by Sheraton Jl Andi Djemma Makassar, Rabu (3/3/2021).

MAKASSAR—Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman angkat bicara terkait penggeledahan yang dilakukan oleh Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di sejumlah titik Lingkup Pemprov Sulsel.

Penggeledahan yang dilakukan KPK sendiri, merupakan lanjutan dari kasus OTT Gubernur Sulsel nonaktif Nurdin Abdullah, Sabtu dini hari pekan lalu.

“Tidak ada masalah (penggeledahan itu)” ujar Andi Sudirman usai menghadiri kegiatan Forum Organisasi Perangkat Daerah Dinas PUTR Tahun Anggaran 2021 di Hotel Four Points by Sheraton Jl Andi Djemma Makassar, Rabu (3/3/2021).

Sudirman mengaku penggeledahan tersebut sudah menjadi tugas dari tim penyidik KPK. ia mengaku akan menghormati kinerja KPK yang terus berjalan saat ini.

“Kita harus menghormati kinerja KPK,” ungkapnya

Sebelumnya KPK telah melakukan penggeledahan di dua titik, yakni di Rumah pribadi Gubernur Sulsel dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Provinsi Sulsel. Selasa (2/3/2021)

Selain dua tempat itu, Tim Penyidik KPK juga telah melakukan penggeledahan di 2 lokasi berbeda di Sulawesi Selatan yaitu Rumah Dinas Jabatan Gubernur Sulsel dan Rumah Dinas Jabatan Sekretaris Dinas PUTR. Pada Hari Senin (1/3/2021).

Pada hari ini pula, Rabu, (03/03/2021), Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di Kantor Biro Pengadaan Barang dan Jasa Pemprov Sulsel.

Kepala Badan LPSE Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Asrul Sani membernarkan adanya aksi penggeledahan yang dilakukan oleh Tim penyidik KPK yang dimulai sejak pukuk. 10.00. terdapat 7 personil KPK yang melakukan penggeledahan di kantor tersebut.

Ia menuturkan sejumlah ruangan digeledah oleh tim KPK termasuk ruang Kepala Biro dan Ruangan Layanan LPSE.

“Oh iye betul (digeledah). Tadi sekitar jam 10-an. Dikawal sama polisi, yang diperiksa ruangan Kepala Biro dan ruangan layanan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Asrul Sani menyebutkan, bahwa terdapat sejumlah dokumen diminta oleh tim penyidik KPK. Hanya saja ia belum mengetahui jelas dokumen apa yang dimaksud.

“Saya tidak tahu persis dokumen apa karena saya di LPSE nya. Pakai rompi KPK dan pakai batik (tim KPK-nya). Cuma dua ruangan. Dokumennya saya tidak tahu,” tandasnya. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com