Langsung Gerak Cepat, Ini langkah Kadis PPPA Dalduk KB Sulsel

Langsung Gerak Cepat, Ini langkah Kadis PPPA Dalduk KB Sulsel
Kepala DP3A Dalduk KB Sulawesi Selatan, Dr Fitriah Zainuddin mengunjungi UPT Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Sulsel, Jumat (4/9/2020).

MAKASSAR – Setelah dilantik oleh Gubernur Sulsel pada 1 September lalu, Kepala DP3A Dalduk KB Sulawesi Selatan, Dr Fitriah Zainuddin langsung bergerak cepat. Diantaranya dengan mengunjungi UPT Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Sulsel, Jumat (4/9/2020).

Fitriah Zainuddin mengatakan, target yang akan dilakukan adalah mengsukseskan misi Gubernur Sulsel terkait Program Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk – KB.

“Saya langsung bergerak cepat untuk mengimplementasikan misi Gubernur terkait PPPA Dalduk KB dengan mulai memperkuat internal baik dibidang-bidang maupun di UPTD,” ucapnya.

Ia menjelaskan, untuk UPTD salah satunya P2TP2A penanganan setiap kasus akan berjalan lebih cepat dan maksimal dan diharapkan semakin berkurang jumlah kasusnya.

“Untuk UPTD, peningkatan pelayanan akan terus dilakukan serta diharapakan kasus yang terjadi bisa semakin berkurang, yang artinya upaya pencegahan telah berjalan maksimal,” jelasnya.

Ia juga mengatakan, setelah pembenahan diinternal telah dilakukan maka selanjutnya akan memperkuat kerjasama atau jejaring baik kepemerintah kabupaten dan kota maupun keperguruan tinggi.

Berita Lainnya

“Setelah konsolidasi dan pembenahan internal selesai maka selanjutnya melakukan penguatan dan kerjasama ke daerah se Sulsel melalui Bupati atau walikota maupun TP PKK yang tentunya sangat paham dengan situasi daerahnya masing-masing dan memperluas jaringan kekampus dan kaukus parlemen perempuan,”urainya.

Fitriah menambahkan, untuk mewadahi semua maka rencana akan dibuat suatu sistem tentang women and child center yang terintegrasi secara menyeluruh.

“Women and child center integratid disitulah wadah kita selama ini kerjasama, baik itu kerjasama di perguruan tinggi dengan pengabdian masyarakat yang dilakukan mahasiswa yang KKN di daerah dengan adanya penguatan perlindungan anak,seluruh penyuluh yang tentunya bersentuhan langsung dengan masyarakat,” tambahnya.

Lihat Juga:  Luar Biasa, Inovasi DP3A Dalduk KB Sulsel Masuk Dalam Top 30 KIPP

“Peningkatan pemberdayaan perempuan yang baik akan membuat ketahanan ekonomi maupun psikis menjadi baik,dan secara otomatis pernikahan dini,kekerasan dalam rumah tangga maupun lainnya, bisa dicegah,” tutupnya. (*)

Berita terkait