JENEPONTO—Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Hasanuddin (Unhas) angkatan 113 punya cara unik meningkatkan kesejahteraan petani di Desa Arungkeke Pallantikang, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.
Sejak 6-30 Januari 2025, mereka blusukan dari rumah ke rumah, melakukan pendataan dan membentuk kelompok tani (POKTAN) baru. Sasarannya, para petani yang selama ini luput dari pendataan dan belum tergabung dalam sistem kelompok tani.
Inisiatif ini muncul dari keprihatinan mahasiswa atas kesulitan petani mengakses bantuan pemerintah, seperti subsidi pupuk. Mereka menemukan banyak petani yang tidak terdaftar di Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (E-RDKK). Padahal, E-RDKK adalah syarat utama untuk mendapatkan bantuan.
“Kami ingin memastikan bantuan pemerintah, khususnya di sektor pertanian, sampai ke tangan yang tepat,” ujar salah satu mahasiswa KKN-T Unhas kepada Mediasulsel.com, Jumat (31/1/2025).
“Selama ini, banyak petani yang kesulitan mengakses fasilitas yang seharusnya mereka dapatkan,” lanjutnya.
Para petani menyambut baik upaya mahasiswa Unhas. Abbas Kulle, salah satu petani yang ikut pendataan, mengaku selama ini kesulitan mendapatkan subsidi pupuk. “Semoga dengan terdaftarnya saya dalam kelompok tani, saya bisa mendapatkan pupuk dengan lebih mudah,” harapnya.
Setelah pendataan selesai, mahasiswa menyerahkan berkas pendaftaran kelompok tani kepada penyuluh pertanian lapangan (PPL) setempat untuk didaftarkan secara daring. PPL akan memproses berkas tersebut untuk memastikan setiap petani terdaftar dan menerima manfaat program pemerintah.
Dengan terbentuknya kelompok tani baru ini, diharapkan tidak ada lagi petani yang kesulitan mengakses bantuan pemerintah. Selain itu, kelompok tani juga menjadi wadah bagi petani untuk berkomunikasi, berbagi pengetahuan, dan meningkatkan produktivitas pertanian.
Kegiatan ini merupakan wujud pengabdian mahasiswa Unhas kepada masyarakat. Mereka berharap, kontribusi ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani di Desa Arungkeke Pallantikang dan mendukung pertanian di daerah tersebut. (Cj/Ag4ys)

Citizen Journalism: Kadek Restudy Jaya (Mahasiswa Agroteknologi Unhas)













