MAKASSAR, Menggunakan jasa transportasi kapal laut lewat PT Pelni, saat ini ternyata sudah jauh lebih nyaman dan aman dibanding beberapa waktu lalu. Demikian komentar sejumlah penumpang KM. Gunung Dempo yang berlayar dari Sorong, Makassar, Surabaya sampai Jakarta.

Andi Makkulau Bintang, seorang penumpang dari Makassar yang berangkat dengan sejumlah keluarganya, mengisahkan kepada wartawan, kenyamanan dan keamanan itu dinikmati dgn pelayanan yang memuaskan mulai dari ruang tunggu pemberangkatan, kebersihan kapal sampai keramahan para ABK dan pelayanan informasi yang terpusat di Dek 5.

Sebagaimana disampaikan kepada media sulsel Selasa (30/7), salah seorang penumpang dari Sorong menuju Surabaya yang enggan disebut namanya, menimpali, dibanding beberapa waktu lalu, mulai dari pelayanan pembelian tiket yang harus melalui calo sampai seat di dek sangat amburadul seperti suasana dek yang jorok dan bau pesing serta tengik di sekitar toilet kapal, kini sudah tidak nampak lagi.

“Sekarang, bersih bebas asap rokok dan harum lagi”, kesannya sambil menambahkan, keluarganya akhir akhir ini lebih memilih naik kapal, apalagi tiketnya mudah dan murah.

Sementara itu salah satu ABK KM Gunung Dempo, Nasrul A mengaku mengapresiasi kesan dan masukan serta kritik yang diberikan penumpang, sekaligus sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan pelayanan ke depan.

“Kami mengupayakan kepuasan penumpang,” tutur pria lulusan Sekolah Pelayaran yang akrab dipanggil Pak Boni, yang merupakan akronim dari Botak Nan Indah.

Menurutnya, tiap saat pihaknya menginformasikan untuk edukasi hal yang dianggap penting termasuk larangan merokok di dalam ruangan. “Kalau penumpang butuh info internal maupun eksternal, kami bantu dan layani,” tuturnya ramah.

Lebih lanjut ayah yang sudah 3 tahun bertugas di KM Gunung Dempo dan juga memiliki anak seorang perwira lulusan sekolah pelayaran ini, berharap masyarakat dalam memanfaatkan transportasi laut, bisa patuh dan disiplin demi kenyamanan dan keamanan bersama serta kelangsungan hajat hidup orang banyak.

Berdasarkan info yang diperoleh media sulsel di Pelabuhan, belakangan memang terjadi lonjakkan penumpang kapal Pelni yang begitu tinggi dibanding situasi sebelumnya, terlebih dalam sejumlah kesempatan di pelabuhan selalu disuguhkan hiburan organ tunggal yang dimainkan oleh sejumlah pegawai termasuk kepala Cabang PT. Pelni Makassar dan juga Kapolsek Pelabuhan Makassar yang kerab ikut nimbrung berjoget dan menyanyi. (4P5M/464Ys)