PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.FH Unhas Bawa Problem Tambang Nikel Indonesia ke Forum PBB di BangkokPuluhan Pulau Pangkep Masih Gelap, Pemkab Kejar Listrik 24 Jam hingga 2029Dryer Jagung Tallasa City Dikeluhkan, Oli Bekas Diduga Jadi Bahan BakarValas bagi Pelaku Wisata dan Usaha Kawasan Timur Indonesia: Enam Hal yang Sering TerlewatSisi Lain To Manurung dalam Sejarah Raja-raja Bone: Figur Awal Konstruksi Legitimasi KerajaanPejabat ATR/BPN hingga Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Uang Ratusan Miliar DiamankanPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.FH Unhas Bawa Problem Tambang Nikel Indonesia ke Forum PBB di BangkokPuluhan Pulau Pangkep Masih Gelap, Pemkab Kejar Listrik 24 Jam hingga 2029Dryer Jagung Tallasa City Dikeluhkan, Oli Bekas Diduga Jadi Bahan BakarValas bagi Pelaku Wisata dan Usaha Kawasan Timur Indonesia: Enam Hal yang Sering TerlewatSisi Lain To Manurung dalam Sejarah Raja-raja Bone: Figur Awal Konstruksi Legitimasi KerajaanPejabat ATR/BPN hingga Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Uang Ratusan Miliar Diamankan
Sulsel

Musrenbang Sulsel 2024 Bahas 3 Isu Penting Diantaranya Persoalan Stunting-Kemiskinan

680
×

Musrenbang Sulsel 2024 Bahas 3 Isu Penting Diantaranya Persoalan Stunting-Kemiskinan

Sebarkan artikel ini
Musrenbang Sulsel 2024 Bahas 3 Isu Penting Diantaranya Persoalan Stunting-Kemiskinan
Plh Kepala Bappelitbangda Pemprov Sulsel, Andi Bakti Haruni mengatakan, Musrenbang Tematik akan membahas tiga isu penting.

MAKASSAR—Pemprov Sulsel akan melaksanakan Musyawarah Rencana pembangunan (Musrenbang) tematik tingkat Provinsi Sulsel pada tanggal 25 April 2024.

Plh Kepala Bappelitbangda Pemprov Sulsel, Andi Bakti Haruni mengatakan, Musrenbang Tematik akan membahas tiga isu penting.

Pertama, kata Andi Bakti, Musrenbang Tematik Pemprov Sulsel akan membahas terkait dengan pemberdayaan perempuan perlindungan Anak dan disabilitas.

Isu kedua dan ketiga yang akan dibahas dalam Musrembang Tematik Pemprov Sulsel, yaitu stunting dan kemiskinan.

“Jadi kita musrenbang khusus untuk itu gunanya kita ingin merangkum apa yang menjadi aspirasi dari stakeholder terkait dengan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan disabilitas terkait dengan upaya penurunan stunting dan kemiskinan,” ungkap Andi Bakti di Kantor Gubernur Suls, Senin (22/4/2024).

Ia mengatakan, pembahasan tiga isu utama dalam Musrembang Tematik Pemprov Sulsel akan dilaksanakan di Kantor Gubernur Sulsel.

“Nanti ada 3 desk masing-masing ya seperti itu dan dilaksanakan di sekitar kantor gubernur, di ruang pola dan di ruang rapim,” katanya.

Andi Bakti menjelaskan bahwa Pemprov Sulsel bersama mitra pemerintah akan menyusun rencana pembangunan jangka pendek dan jangka panjang terkait pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, maupun hak kesetaraan bagi disabilitas.

“Selama ini seolah-olah perempuan itu tidak diberi akses yang cukup, anak-anak itu juga punya hak di dalam proses perencanaan,” katanya.

Sementara itu, Andi Bakti menjelaskan, kawan disabilitas punya hak yang sama. Sehingga, perlu diberikan akses untuk menyusun rekomendasi jangka pendek maupun jangka panjang.

Ia menjelaskan, Musrembang Tematik akan menjadi wadah untuk menyusun
beberapa kegiatan yang dianggap prioritas oleh kaum perempuan, anak-anak, dan disabilitas.

Rekomendasi-rekomendasi tersebut akan menjadi masukan dalam musrembang ke depan.

Adapun isu stunting dan kemiskinan masuk dalam pembahasan Musrembang tematik, supaya pelaksanaan program kegiatan di tingkat provinsi dan kabupaten ke depan menjadi lebih efektif.

Pada kesempatan yang sama, Kabid Perencanaan, Pengendalian, Evaluasi Pembangunan Daeerah Bappelitbangda Sulsel, Ukrima Rijal mengatakan, sudah ada 30 organisasi mitra pemerintah baik dari lembaga disabilitas, perempuan, dan anak, yang terkonfirmasi akan hadir pada Musrembang terbatas Pemprov Sulsel. (*/4dv)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com