PANGKEP—Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (MYL) berharap, agar data yang dihasilkan dari survey penduduk oleh Badan Pusat Statistik (BPS) menghasilkan data yang akurat.
Hal itu disampaikan MYL sekaitan dengan akan dilakukannya sensus penduduk long form yang merupakam lanjutan sensus penduduk yang telah dilaksanakan tahun 2020 lalu oleh Badan pusat statistik (BPS)
Keakuratan data menjadi sangat diperlukan, karena menurut MYL data itu nantinya akan menjadi acuan pemerintah daerah kabupaten Pangkep dalam melaksanakan program.
“Dari pendataan ini saya harapkan data yang valid. Data inilah nantinya menjadi pedoman dinas-dinas untuk membangun untuk pengembangan masyarakat Pangkep. Data yang didapatkan dari masyarakat, kita sama-sama untuk membangun Pangkep lebih hebat,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala BPS Pangkep, Arifin di sela-sela Pelatihan Tenaga Sensus Penduduk, Rabu (11/5/2022) menuturkan, sensus penduduk long form tahun 2022 akan dilaksanakan Mei hingga Juni 2022.
Sensus Penduduk di Pangkep sendiri akan menyasar 77.000 sampel yang tersebar di berbagai wilayah.
Adapun tenaga survey yang diturunkan, menurut Arifin, sementara waktu sebanyak 166 orang yang saat ini mengikuti pelatihan.
“Survei ini menggambarkan kondisi penduduk di Pangkep. Baik kondisi rumah, kelahiran, kematian, migrasi, disabilitas, ketenagakerjaan,” pungka Arifin. (T1m)













