Beranda » Nasional » Operasi Katarak Turunkan Angka Kebutaan Hingga 25 Persen
Operasi Katarak Turunkan Angka Kebutaan Hingga 25 Persen
Menteri Kesehatan Nila Moeloek (kanan) meninjau stand yang menyediakan pelayanan periksa dini katarak dan gangguan mata lainnya. (foto Petrus Riski/VOA)
Nasional

Operasi Katarak Turunkan Angka Kebutaan Hingga 25 Persen

SURABAYA – Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur menargetkan 66.000 hingga 81.000 tindakan operasi katarak dapat dilakukan, untuk menurunkan angka penderita katarak di Jawa Timur hingga target tahun 2020.

Tindakan operasi katarak secara intensif diharapkan dapat menurunkan angka kebutaan sebesar 25 persen, atau menjadi 3,3 persen pada tahun 2020.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur, Kohar Hari Santoso mengatakan, meski tertinggi dalam hal kasus gangguan penglihatan, Jawa Timur juga yang terbaik dalam upaya menangani kasus kebutaan.

“Kita tertinggi di antara provinsi yang lain, tapi dari capaian yang sudah kita kerjakan juga yang paling tinggi, jadi dibanding kegiatan kita, survelancenya bagus, jalan, kemudian penanganan juga sudah bagus,” ujar Kohar.

Wakil Direktur RSUD Dr. Soetomo Surabaya, Hendrian mengatakan, tingginya gangguan mata, termasuk katarak di Jawa Timur, disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya paparan sinar matahari langsung yang dapat mengganggu penglihatan.

Pencegahan dapat dilakukan, di antaranya dengan melindungi mata dari paparan langsung sinar ultraviolet.

“Geografis di Jawa Timur itu daerah pantai, sehingga banyak masyarakat yang terpapar ultraviolet sehingga insidennya banyak. Memakai pelindung mata, salah satunya pakai topi, pakai payung, pakai kaca mata anti UV pada saat terpapar sinar matahari.

“Tapi dengan adanya program-program dari dinas kesehatan, maupun mengadakan kerja sama, bakti sosial, maupun rutin operasi di klinik maupun di rumah sakit, maka angka itu akan turun di periode kedepannya,” pungkasnya. [VOA/shar]