MAKASSAR – Pemerintah kecamatan Bontoala menggelar pembinaan para ketua-ketua RT/RW dan penasehat di Aula Kantor Kecamatan Jl. Lobak, Sabtu,14/10/2018)
Kegiatan pembinaan ini dalam rangka meningkatan sinergisitas masyarakat dan pemerintah sebagai motivator penggerak di tengah-tengah masyarakat dalam upaya menjalankan program-program pemerintah kota.
Kasubid Bagian Pemberdayaan Masyarakat (BPM) kota Makassar Iswanto mengatakan, keberadaan RT/RW dan penasehat penting dalam pemerintahan. Wali Kota Makassar, Danny Pomanto sangat merespon dan peduli keberadaan RT/RW dan penasehat .
Pembinaan tersebut untuk mengingatkan kembali ketua RT/RW dan penasehat yang belum menjalankan tugas-tugas pokoknya yang sudah diatur dalam 9 indikator.
Seperti, penyedian lorong garden, Makassar tidak rantasa, bank sampah, retribusi sampah, pajak bumi dan bangunan, sombere, smart city, administrasi dan penyedian pos ronda,” kata Iswanto mengingatkan.
Sementara itu, Kepala Bagian Pemerintahan Kota Makassar, A. Mappanyukki menjelaskan, semua stakholder harus berperan, bukan hanya ketua RT/RW. Tetapi penasehat juga harus bersama-sama menjalankan program pemerintah kebawa.
Dalam pembinaan itu ia menambahakan, “Saya dulu ini mantan lurah jadi saya tahu disetiap kelurahan itu ada kader PKK, Karang Taruna, Kader Posyandu, dan LPM, jelasnya.
“Jadi saya berharap semua stekeholder yang ada di kelurahan jangan berjalan sendiri-sendiri dalam menjalankan tugas pemerintah demi pelayanan kepada masyarakat yang menjadi tanggung jawab kita semua,” terang Mappanyukki. [bas/shar]














