PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sisi Lain To Manurung dalam Sejarah Raja-raja Bone: Figur Awal Konstruksi Legitimasi KerajaanPejabat ATR/BPN hingga Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Uang Ratusan Miliar DiamankanKuasa Hukum Pertanyakan Tindak Lanjut Dumas di Propam Polda SulselMulai Besok Pemkab Jeneponto Terapkan BBM Ganjil-Genap di Seluruh SPBULPG 3 Kg Langka di Makassar, Appi Desak Pertamina Investigasi Total PangkalanPrabowo Ganti Menkeu, Suahasil Nazara Kini Pegang Kendali Kebijakan FiskalPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sisi Lain To Manurung dalam Sejarah Raja-raja Bone: Figur Awal Konstruksi Legitimasi KerajaanPejabat ATR/BPN hingga Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Uang Ratusan Miliar DiamankanKuasa Hukum Pertanyakan Tindak Lanjut Dumas di Propam Polda SulselMulai Besok Pemkab Jeneponto Terapkan BBM Ganjil-Genap di Seluruh SPBULPG 3 Kg Langka di Makassar, Appi Desak Pertamina Investigasi Total PangkalanPrabowo Ganti Menkeu, Suahasil Nazara Kini Pegang Kendali Kebijakan Fiskal
NasionalNews

Panser Anoa Amphibi Buatan Indonesia, Mampu Melaju 100 KM/Jam

894
×

Panser Anoa Amphibi Buatan Indonesia, Mampu Melaju 100 KM/Jam

Sebarkan artikel ini

MEDIASULSEL.com – Presiden Joko Widodo menguji langsung kehebatan Panser Anoa Amphibi, didampingi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, menaiki kendaraan lapis baja buatan PT Pindad ini, Senin, (16/1/2017).

Presiden Joko Widodo mengaku sempat tegang ketika panser melintasi danau. “Tadi semuanya juga deg-degan,” kata Presiden Jokowi menunjuk Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, tiga Kepala Staf TNI, dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.

Panser Anoa Amphibi dilapisi bahan Armor Anti-Peluru, mulai dari bagian badan kendaraan hingga kaca jendelanya. Panser ini mampu mengangkut 12 penumpang. Panser ini juga dapat bermanuver di air dengan kecepatan 10 knot. Saat di darat, kendaraan perang ini mampu melaju 80-100 km per jam.

Panser tersebut dikemudikan dua anggota Komando Wanita Angkatan Darat (Kowad), yakni Serda (K) Lutfiah (Pussenif Kodiklat TNI AD) dan Serda (K) Melysa Situmorang (Pusdikif TNI AD). Dengan rute Gerbang Utama Delta III Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur. Kemudian melintasi danau Mabes TNI, selanjutnya menuju aula Gedung Gatot Subroto, tempat dilaksanakannya Rapim TNI 2017. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com