PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Pemprov Sulsel Perketat Pengawasan BBM Bersubsidi, Kendaraan Modifikasi Terancam DiblokirKunjungan Bupati Bone ke BPTU Denpasar Buka Pertanyaan soal Peserta dan Uang SakuAppi Titip Pesan ke 5.000 Mahasiswa Baru Bosowa: Cerdas Saja Tak Cukup, Jaga Akhlak dan Kota MakassarMicroteaching UNM Siapkan Calon Guru Gen Z Kreatif dan InovatifBahas Tata Kelola MBG Bersama KPK, Appi Wanti-wanti Data Penerima hingga Ancaman InflasiRumah Sakit: Tempat Berobat atau Deradikalisasi?PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Pemprov Sulsel Perketat Pengawasan BBM Bersubsidi, Kendaraan Modifikasi Terancam DiblokirKunjungan Bupati Bone ke BPTU Denpasar Buka Pertanyaan soal Peserta dan Uang SakuAppi Titip Pesan ke 5.000 Mahasiswa Baru Bosowa: Cerdas Saja Tak Cukup, Jaga Akhlak dan Kota MakassarMicroteaching UNM Siapkan Calon Guru Gen Z Kreatif dan InovatifBahas Tata Kelola MBG Bersama KPK, Appi Wanti-wanti Data Penerima hingga Ancaman InflasiRumah Sakit: Tempat Berobat atau Deradikalisasi?
Pangkep

PD DDI Pangkep Mengutuk Keras, Perbuatan Keji di Selandia Baru

628
×

PD DDI Pangkep Mengutuk Keras, Perbuatan Keji di Selandia Baru

Sebarkan artikel ini
PD DDI Pangkep

PANGKEP, — Pengurus Daerah (PD) Darud Da’wah Wal-Irsyad (DDI) kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) mengutuk keras pelaku penembakan secara brutal di dalam Masjid Al Noor dan Linwood di Christchurch, Selandia Baru.

Pembantaian secara keji ummat Islam di dalam masjid itu, terjadi pada Jumat 15 Maret 2019, usai salat Jumat.

Keluarga besar DDI kabupaten Pangkep, pun menyampaikan turut duka cita mendalam terhadap keluarga korban. Serta mendukung penuh upaya kedutaan besar Republik Indonesia (RI) di Wellington terus memantau perkembangan situasi dan telah mengirimkan tim ke Christchurch untuk berkoordinasi dengan otoritas keamanan, rumah sakit dan Perhimpunan Pelajar Indonesia setempat.

“Kabar yang kami terima hingga saat ini teridentifikasi dua orang WNI yang menjadi korban luka dalam insiden tersebut. Dimana pula terdapat 331 WNI di Christchurch, termasuk 134 mahasiswa supaya tetap beraktifitas, karenaa Jarak Wellington ke Christchurch 440 km. Serta tetap mengikuti langkah langkah pemerintah menghimbau agar WNI untuk tetap waspada dan berhati-hati,”kata Drs KH Hasbuddin Halik Lc.

“Secara organisasi ini adalah tindakan teroris yang merusak hak-hak kemanusiaan. Dan kami mengutuk keras perbuatan yang keji yang dilakukan oleh para pelaku,”tukas Hasbuddin, yang juga merupakan wakil ketua MUI Pangkep, ini.

Lanjut dikatakan, Hasbuddin yang juga Ketua perguruan tinggi STAI DDI Pangkep ini, keluarga besar DDI Pangkep, mendukung penuh pemerintah untuk memberantas tindakan yang keji ini yg harus dibumi hanguskan. [SHR]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com