Beranda » Sulsel » Pelaku Perambahan Hutan di Tator, Berhasil Ditangkap Polhut
Pelaku Perambahan Hutan di Tator, Berhasil Ditangkap Polhut
Biro Humas Pemprov Sulsel Sulsel

Pelaku Perambahan Hutan di Tator, Berhasil Ditangkap Polhut

TANA TORAJA – Ditengah keterbatasan jumlah personil polisi kehutanan dan sarana prasarana, jajaran Dinas Kehutanan Provinsi Sulsel bersama Polisi Kehutanan terus memperlihatkan dedikasi dan tanggung jawabnya dalam melaksanakan tugas.

Salah satunya upaya penindakan pelaku pembalakan liar yang kembali berhasil dilakukan dihutan lindung kabupaten Tana Toraja.

Hendri, petugas polisi kehutanan (polhut) Kesatuan pengelolaan hutan (KPH) Saddang Satu, bersama jajaran menceritakan awal penangkapan pelaku pembalakan liar disekitar hutan lindung Latimojong, Kecamatan Sangala Selatan, kabupaten Tana Toraja.

“Pada hari itu tanggal 28 mei lalu, awalnya kami sedang melakukan patroli rutin dan ditengah perjalanan kami mendengar suara mesin chainsaw, sehingga dengan cepat kami mendekat dan melakukan penangkapan,” ungkap Hendri. (21/7).

“Penangkapan ini sempat berjalan alot karena mendapat perlawanan tapi setelah negoisasi semuanya berjalan baik dan pelaku sebanyak dua orang lansung menyerahkan diri, bersama barang bukti 2 mesin pemotong kayu, 30 lembar kayu yang telah dipotong, serta parang,” Jelasnya.

Dari hasil pengembangan Tim balai penegakan hukum kementrian lingkungan Hidup dan kehutanan (KLH), pelaku menyebut pimpinannya beriinisial MB, dan saat ini semua sudah ditahan dan menjalani proses hukum,” Tegasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sulsel, Ir H Muhammad Tamzil MP, IPU mengaku sangat mengapresiasi jajaran Polhut yang memperlihatkan keberaniannya dalam memberatas pelaku ilegal loging.

“Saya sangat mengapresiasi seluruh jajaran polhut,dimana dengan keterbatasan sarana dan prasarana dan biaya operasional yang hampir tidak ada mampu memperlihatkan dedikasi, loyalitas, keberanian serta pengabdiannya dalam menindak tegas pelaku perambahan tugas dan ilegal loging,” pungkas Tamzil.

“Tindakan pembalakan liar dan ilegal loging yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, tak hanya merugikan dari segi materil. Termasuk dari segi ekologinya dimana pohon yang seharusnya bisa menghasilkan udara yang baik dan segar serta mampu menahan air harus rusak dalam waktu yang begitu cepat,” tutupnya. [*]