MAKASSAR—Pemerintah Kota Makassar mengajak seluruh masyarakat berpartisipasi dalam survei layanan publik sebagai langkah meningkatkan kualitas pelayanan di kota ini.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi), menegaskan bahwa suara warga sangat penting dalam menentukan arah pembangunan dan perbaikan layanan pemerintahan.
“Kami mengajak masyarakat Kota Makassar untuk turut serta dalam Survei Layanan Publik. Partisipasi ini penting agar layanan kita semakin baik,” ujarnya, Selasa (25/3/2025).
Ia menekankan bahwa keterlibatan warga bukan sekadar formalitas, tetapi bagian krusial dalam evaluasi dan penyusunan kebijakan yang lebih inklusif. Dengan mendengarkan langsung aspirasi masyarakat, pemerintah dapat memastikan bahwa kebijakan yang diambil benar-benar mencerminkan kebutuhan warga.
Upaya ini juga sejalan dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, yang menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menciptakan sistem pemerintahan yang transparan, adil, dan akuntabel.
“Dengan keterlibatan warga, kebijakan pembangunan daerah bisa lebih mewakili kepentingan masyarakat luas. Selain itu, masyarakat juga dapat mengawasi jalannya pemerintahan,” tambahnya.
Survei ini dirancang untuk menggali pemahaman mengenai kebutuhan, tantangan, serta harapan warga terhadap layanan publik di Makassar. Semua lapisan masyarakat, tanpa terkecuali, diundang untuk berbagi pengalaman dan masukan.
Prosesnya pun dibuat sederhana dan tidak memakan waktu lama—hanya sekitar 7 hingga 15 menit. Pemkot menjamin bahwa seluruh data yang diberikan akan digunakan semata-mata untuk penelitian dan pengembangan layanan publik.
Masyarakat dapat berpartisipasi dengan memindai QR code yang tersedia atau mengakses tautan berikut: https://s.id/SurveiLayananPublikMakassar. Suara warga akan menjadi pijakan utama dalam menciptakan layanan publik yang lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan bersama. (*/4dv)














