Penerima Mandat Akan Datangi Founding Father Partai Reformasi di Jakarta

Penerima Mandat Akan Datangi Founding Father Partai Reformasi di Jakarta
2 Surat Mandat yang ditandatangani orang berbeda.

MAKASSAR—Keresahan para penerima Mandat Partai Reformasi (PR) di seluruh Indonesia semakin meninggi. Hal ini disebabkan belum adanya kejelasan dari DPP kapan penerima mandat yang sudah menjalankan tugas sebagaimana yang diamanatkan dalam mandat mendapat SK kepengurusan.

Hal itu disampaikan salah seorang Pemegang Mandat, Sumatera Utara, Zulkifli Sembiring, SH, MH, melalui siaran Pers yang dikirimkan ke Media Sulsel melalui saluran WhatsApp, Minggu (20/06/2022).

Sementara itu, menurut Koordinator team 10, Dahana, rencananya sejumlah penerima mandat PR dari beberapa provinsi akan berangkat ke Jakarta, Rabu, 22 Juni 2022 untuk menemui yang disebut-sebut oleh oknum DPP sebagai founding father PR, untuk meluruskan permasalahan tersebut.

“Rabu besok beberapa penerima mandat dari beberapa provinsi akan berangkat ke Jakarta guna meluruskan permasalahan ini kepada yang konon kabarnya sering dilontarkan oleh Sigit dan M. Nas sebagai bakal calon Faunding Father partai reformasi,” ucap Dahana.

Hal itu perlu dilakukan, lanjut Dahana, untuk mendapat kejelasan apakah benar calon faunding father tersebut menginstruksikan ke Sigit dan Nas untuk segera membentuk kepengurusan partai reformasi mulai dari provinsi, kabupaten/kota hingga ke tingkat kecamatan.

Lebih lanjut dijelaskan, bahwa penerima mandat yang sudah mengkonfirnasi akan berangkat ke jakarta adalah Zulkifly Sembiring SH. MH (Sumut), Herry Mamonto (Sulut), Joko Edy Prasetyo (Lampung), Kaswanto (Jateng), Edy Supardal (Bali), Achmad Atapukan (NTT) dan kemungkinan masih ada tiga provinsi lagi.

Berita Lainnya

Usai bertemu sososk yang senantiasa disebut sebagai calon faunding father, masih menurut Dahana, para penerima mandat akan langsung ke mabes polri guna melaporkan ketum PR, dua orang Plt. Sekjen serta pihak yang terkait dan pro aktif (M. Nas dan Wanda) dalam berkomunikasi dengan penerima atau calon calon penerima mandat.

Lihat Juga:  Sejumlah Pemegang Mandat Partai Reformasi Resah

“In Shaa Allah teman teman penerima mandat yang akan melapor ke Mabes Polri akan didampingi oleh beberapa pengacara yang dikoordinir oleh Zulkifly Sembiring, SH.MH dan H.Soejana Saputra Affandi, SH.MH,” tegas Dahana.

Sementara itu, Zulkifly Sembiring selaku penerima mandat untuk provinsi Sumatera Utara mengatakan, kepengurusan Partai Reformasi untuk tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) sangat tidak jelas, karena ada bebarapa provinsi yang dua kali menerima mandat dengan tanda tangan yang berbeda.

“Kami katakan kepengurusan DPP sangat tidak jelas, bukannya tanpa alasan, hal ini dibuktikan ada beberapa provinsi yang dua kali terima mandat dimana mandat yang pertama hanya ditandatangani oleh Bowie Sigit Nugroho yang dalam kesehariannya disapa dengan panggilan Sigit dengan jabatan sebagaimana tertera di mandat adalah sebagai Plt. Sekjen serta mandat yang kedua ditandatangani oleh Syamsahrir Selaku Ketua Umum Partai Reformasi serta RM. A. Syarif Hidayat,” urai Zulkifly.

Ditambahkannya, bahwa dirinya menilai oknum DPP PR sengaja mempermainkan para pemegang mandat yang berasal dari berbagai provinsi.

“Kami menilai oknum di DPP Partai Reformasi sengaja mempermainkan kami dari berbagai provinsi. Mana ada dalam suatu organisasi terjadi dua kali pergantian plt Sekjen dalam hal ini Sigit dan Syarif, bahkan berdasarkan info terakhir Syarif yang plt Sekjen pun sudah mengundurkan diri dari Partai Reformasi,”pungkas Zul panggilan akrab Zulkifli Sembiring. (464Ys)

Berita terkait