PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • PEMBERITAHUAN REDAKSI MEDIASULSEL.COM: Waspadai pihak yang mengatasnamakan Mediasulsel.com dan Mediasulsel.co.id. Perhatikan kesesuaian logo serta identitas resmi Mediasulsel. Seluruh jurnalis Mediasulsel dilengkapi ID Card resmi saat bertugas. Jika menemukan tindakan penyalahgunaan nama dan identitas Mediasulsel, segera lakukan konfirmasi kepada Redaksi melalui WhatsApp 0822-8999-8073. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Tekan Angka Stunting, Andi Sudirman Kerahkan 3.060 Desa dan Kelurahan di Sulsel • Listyo Sigit Terseret Kasus Penyadapan, Bina Graha Mendadak Lengang • TNI AL Kerahkan 20.980 Prajurit ke Jakarta, Pengamanan Ibu Kota Dipertebal • 26 ASN Pemkab Bone Tak Terima Tunjangan, Ini Penjelasan BKPSDM • Bupati Jeneponto dan Imigrasi Makassar Perketat Pengawasan WNA • KKLR Prihatin Kericuhan Demo PAM-TM, Ingatkan Nilai Sipakatau dan Sipakalebbi • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • PEMBERITAHUAN REDAKSI MEDIASULSEL.COM: Waspadai pihak yang mengatasnamakan Mediasulsel.com dan Mediasulsel.co.id. Perhatikan kesesuaian logo serta identitas resmi Mediasulsel. Seluruh jurnalis Mediasulsel dilengkapi ID Card resmi saat bertugas. Jika menemukan tindakan penyalahgunaan nama dan identitas Mediasulsel, segera lakukan konfirmasi kepada Redaksi melalui WhatsApp 0822-8999-8073. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Tekan Angka Stunting, Andi Sudirman Kerahkan 3.060 Desa dan Kelurahan di Sulsel • Listyo Sigit Terseret Kasus Penyadapan, Bina Graha Mendadak Lengang • TNI AL Kerahkan 20.980 Prajurit ke Jakarta, Pengamanan Ibu Kota Dipertebal • 26 ASN Pemkab Bone Tak Terima Tunjangan, Ini Penjelasan BKPSDM • Bupati Jeneponto dan Imigrasi Makassar Perketat Pengawasan WNA • KKLR Prihatin Kericuhan Demo PAM-TM, Ingatkan Nilai Sipakatau dan Sipakalebbi •
Makassar

Pengajian Akbar, LDII Undang Kapolda Sulsel Bawakan Ceramah Kamtibmas

499
×

Pengajian Akbar, LDII Undang Kapolda Sulsel Bawakan Ceramah Kamtibmas

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR – Keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bukan hanya tanggungjawab TNI/Polri semata. Semua komponen bangsa, termasuk ormas yang merupakan wadah berhimpunnya masyarakat, memiliki peran mewujudkan kamtibmas.
“Peran ormas adalah memberi edukasi yang baik tentang pentingnya keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat. Jika ormasnya berlandaskan nilai-nilai Islam, maka dakwah yang disampaikan sepatutnya adalah dakwah yang sejuk yang tidak memprovokasi masyarakat,” kata Wakil Ketua Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sulawesi Selatan Dr Abri MP di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (13/1/2018).

Menurut rencana, pengajian akbar akan digelar di Masjid Roudhotul Jannah, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (14/1/2018). Pengajian Akbar ini bertajuk “LDII Mendorong Terwujudnya Tertib Sosial dan Kamtibmas di Sulawesi Selatan”. Pengajian yang akan dihadiri ribuan warga LDII dari Kota Makassar, Maros, dan Pangkep ini dimulai pukul 09.30 sd 11.45 Wita.

Menurut LDII, dakwah merupakan suatu upaya untuk meneruskan dan melestarikan ajaran Islam yang penuh dengan nilai-nilai kebaikan kepada masyarakat luas, sehingga tercipta kehidupan masyarakat yang aman, tenteram, damai, sejahtera, dan bahagia. Ditengah terjadinya kemerosotan nilai-nilai kemanusiaan dan akhlakul karimah, seperti maraknya penyalahgunaan narkoba, kekerasan, dan merebaknya krisis kejujuran, maka LDII merasa terpanggil memperbaiki kehidupan masyarakat di sekitarnya.

Sesuai visinya, LDII menjadi organisasi dakwah Islam profesional yang mampu mewujudkan manusia Indonesia yang tekun beribadah kepada Allah SWT, berakhlakul karimah, memakmurkan bumi, dan membangun masyarakat madani yang kompetitif berbasis tabiat jujur, amanah, kerja keras lagi hemat, rukun, kompak, dan kerjasama yang baik.

Cita-cita Nabi Muhammad SAW di zaman dahulu, kata Abri, menjadikan penduduk Kota Madinah menjadi masyarakat madani. Sebagai pengikut nabi, kita getok tularkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena itu, ormas berperan penting dalam menyampaikan dakwah yang sejuk dan dakwah yang menjadi rahmat bagi seluruh alam (rahmatan lil alamin). “Sehingga tugas kita sebagai pengganti atau khalifah di muka bumi bisa berjalan dengan baik. Sebaliknya, jika dakwah sifatnya tidak Pancasilais dan berbau rasis, maka bangsa kita mundur kebelakang,” ungkap Abri.

Sedangkan misi LDII yakni memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa dan negara melalui dakwah, pengkajian, pemahaman, dan penerapan ajaran Islam yang dilakukan secara menyeluruh, berkesinambungan, dan terintegrasi sesuai peran, posisi, tanggungjawab profesi sebagai komponen bangsa dalam wadah NKRI.

Abri melanjutkan, ormas hendaknya bersinergi dengan Polri dalam rangka menciptakan keamanan masyarakat. “Ayo kita bersinergi dengan Polri. Dengan demikian, cita-cita negara kita untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia dapat dicapai. Bagaimana mungkin kesejahteraan masyarakat dapat terwujud bila keamanan tidak terjaga?” ujar Abri yang juga dosen Universitas Bosowa Makassar ini.

Jika perlindungan dan kemananan masyarakat terjamin, maka produktifitas bisa terwujud. “Untuk itu, harapan kami, pengajian akbar yang akan dilaksanakan besok menjadi langkah sinergi LDII dengan kepolisian. Mari kita bahu membahu mewujudkan keamanan,” ucap Abri. [*/shar]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com