PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Dirjenpas Mashudi Mundur, Tanggung Jawab Moral Kasus Cluster Mewah Lapas Cibinong • Dilantik Jadi Menperin, Sarmuji Bawa Jejak Kepemimpinan KAUJE ke Kabinet Prabowo • KAHMI Sulsel Kenalkan Graha Hijau Hitam ke Wagub Fatmawati • Modifikasi Desil Demi Kesejahteraan? • Kabid Humas Polda Sulsel Serahkan Penghargaan, Polres Bone Borong Lima Prestasi • Pemkot Makassar Kaji Kantong Parkir, Balai Kota Jadi Lokasi Paling Mendesak • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Dirjenpas Mashudi Mundur, Tanggung Jawab Moral Kasus Cluster Mewah Lapas Cibinong • Dilantik Jadi Menperin, Sarmuji Bawa Jejak Kepemimpinan KAUJE ke Kabinet Prabowo • KAHMI Sulsel Kenalkan Graha Hijau Hitam ke Wagub Fatmawati • Modifikasi Desil Demi Kesejahteraan? • Kabid Humas Polda Sulsel Serahkan Penghargaan, Polres Bone Borong Lima Prestasi • Pemkot Makassar Kaji Kantong Parkir, Balai Kota Jadi Lokasi Paling Mendesak •
Makassar

Plt Gubernur akan Evaluasi Proyek yang ada di Sulsel

477
×

Plt Gubernur akan Evaluasi Proyek yang ada di Sulsel

Sebarkan artikel ini
Andi Sudirman Sulaiman
Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.

MAKASSAR—Pasca ditunjuk Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai Plt Gubernur Sulsel. Andi Sudirman Sulaiman mengaku akan mengevaluasi proyek-proyek yang ada di Sulsel, baik yang sudah berada dalam lelang maupun yang sudah di tangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kita akan evaluasi proyek yang ada di sulsel, dan akan melakukan transparansi setiap proyek baik yang sudah berada dalam lelang maupun yang sudah berada di KPK,” ungkapnya saat ditemui di rumah jabatannya, Jl. Yusuf Dg Ngawing, Minggu (28/2/2021).

Ia menyebutkan kesalahan atau human error bisa saja terjadi dalam roda pemerintahan, sehingga kedepannya akan terus dilakukan perbaikan.

“Memang terkadang ada human eror di dalamnya, sehingga saya kedepannya akan memperbaiki human eror itu di pemerintahan,” sebutnya.

Plt Gubernur Sulsel juga mengaku akan memaksimalkan team work yang ada sehingga semakin solid.

“Kita bersinergi, kita perkuat tim work, agar semakin solid serta melihat skala prioritas yang akan di utamakan dengan melihat ketersediaan anggaran,” ucapnya.

Lebih jauh ia menyampaikan sangat terpukul dengan kejadian ini, dan merupakan cobaan yang harus dilalui.

“Turut berduka atas adanya kejadian ini. Tentunya ini akan saya hadapi karena ini tugas, saya sangat terpukul atas adanya insiden ini namun ini adalah cobaan yang mesti di jalankan,utamanya dalam memastikan roda pemerintahan tetap berjalan,” tuturnya.

Andi Sudirman menambahkan, atas nama pribadi dan pemerintah provinsi sulsel mendoakan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah diberikan ketabahan.

“Saya atas nama Pribadi dan pemerintah mendoakan bapak Gubernur Sulsel diberikan kekuatan, ketabahan termasuk seluruh keluarga. Saya doakan bahwa ini ujian yang sangat berat, yang tentunya bisa dilewati dengan baik,” tutupnya .

Diketahui KPK telah menetapkan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi, berupa penerimaan hadiah atau janji dan gratifikasi. Pengumuman Penetapan tersebut disampaikan langsung ketua KPK, Firli Bahuri dalam konferensi Pers, di Gedung KPK, Minggu (28/2/2021) dini hari.

Dari 6 orang yang diamankan sehari sebelumnya yaitu AS, NY, SB, ER, IF, dan NA, menurut Firli hanya 3 orang yang ditetapkan sebagai tersangka yaitu NA, Edi Rahmat (ER) yang disangkakan sebagai penerima hadiah dan seorang kontraktor Agung Sucipto (AS) seorang kontraktor, yang diduga kuat sebagai pemberi hadiah. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com