Advertisement - Scroll ke atas
  • Bapenda Makassar
  • Pemkot Makassar
  • Pemkot Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Stunting
Bantaeng

Presiden Jokowi & Pj Gub Prof Zudan Kunjungi Bantaeng Tinjau Potensi Peningkatan Produksi Pertanian dari Bantuan Pompa Air

130
×

Presiden Jokowi & Pj Gub Prof Zudan Kunjungi Bantaeng Tinjau Potensi Peningkatan Produksi Pertanian dari Bantuan Pompa Air

Sebarkan artikel ini
Presiden Jokowi & Pj Gub Prof Zudan Kunjungi Bantaeng Tinjau Potensi Peningkatan Produksi Pertanian dari Bantuan Pompa Air
Pada hari kedua kunjungan Presiden Jokowi ke Sulawesi Selatan, Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, mendampingi di Kabupaten Bantaeng, Jumat, 5 Juli 2024.
  • Pilkada Sulsel (KPU Sulsel)
  • Pemprov Sulsel
  • PDAM Kota Makassar
  • Banner DPRD Makassar

BANTAENG—Pada hari kedua kunjungan Presiden Jokowi ke Sulawesi Selatan, Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, mendampingi di Kabupaten Bantaeng, Jumat, 5 Juli 2024.

Kegiatan peninjauan dilakukan di Desa Layoa, yang dipandu oleh Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman. Di sana, terdapat potensi luas sawah tadah hujan seluas 1.549 hektar, serta telah diberikan 80 unit pompa air di tahun 2024 ini dari total 150 unit yang dibutuhkan. Adapun bantuan pompa air di Bantaeng dari tahun 2019-2024 mencapai dari 266 unit yang telah diberikan.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Petani yang mendapat bantuan merasa senang dan bersyukur atas kedatangan presiden.

“Saya senang sekali kedatangan Pak Jokowi, Pak Presiden, terima kasih Pak. Atas bantuannya Bapak Presiden,” sebut Hajrah.

Dengan pompa air ini menjadikan lahan petani menghasilkan padi yang banyak. Petani berharap dapat melakukan tiga kali tanam dalam setahun.

“Mudah-mudahan ini berjalan dengan lancar supaya kita bisa tanam tiga kali dalam setahun,” jelasnya.

“Saya senang sekali dan terharu, kalau di sini musim kemarau tidak ada air,” imbuhnya.

Presiden Jokowi menyebutkan bahwa, ini akan meningkatkan produktivitas lahan pertanian. Petani menyampaikan tanahnya menjadi subur.

“Ini akan meningkatkan produktivitas kita secara maksimal. Arahnya untuk mengantisipasi kekeringan panjang yang terjadi,” kata Presiden Jokowi.

Produksi pertanian sangat dipengaruhi oleh iklim, dan fenomena seperti El-Nino dan La Nina dapat menyebabkan penurunan produksi di berbagai negara.

“Iklim sangat mempengaruhi produktivitas di semua negara,” sebutnya.

Selain itu, Sulawesi Selatan memiliki peluang untuk memenuhi kebutuhan pangan dan berperan sebagai penyangga bagi ibu kota baru, Ibu Kota Negara (IKN).

“Nanti akan ada demand, permintaan pasar baru dari IKN. Tentu saja kalau ada kelebihan produksi beras yang ada di sini, bisa dikirim ke IKN, ada produksi kelebihan sayur di sini, bisa ditarik ke IKN,” jelasnya. (*/4dv)

 

  • DPPKB Kota Makassar
error: Content is protected !!