PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • 45 Tahun BKMT, Syifa Fauzia Lanjutkan Estafet Tutty Alawiyah • 94 Nyawa Melayang Pasca-Gempa NTT, Menagih Kehadiran Negara di Masa Krisis • Akses Pelabuhan Tonra Dipersoalkan, Klaim Laporan Warga Dibantah Polisi • 24 Persen Siswa Indonesia Alami Bullying, Cerminan Sistem Pendidikan yang Gagal • LPS Tanamkan Budaya Menabung ke 1.000 Pelajar Sulsel • Ari Ashari Ilham Tekankan Pengawasan DPRD Harus Berdampak pada Pelayanan Publik • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • 45 Tahun BKMT, Syifa Fauzia Lanjutkan Estafet Tutty Alawiyah • 94 Nyawa Melayang Pasca-Gempa NTT, Menagih Kehadiran Negara di Masa Krisis • Akses Pelabuhan Tonra Dipersoalkan, Klaim Laporan Warga Dibantah Polisi • 24 Persen Siswa Indonesia Alami Bullying, Cerminan Sistem Pendidikan yang Gagal • LPS Tanamkan Budaya Menabung ke 1.000 Pelajar Sulsel • Ari Ashari Ilham Tekankan Pengawasan DPRD Harus Berdampak pada Pelayanan Publik •
News

Proses Identifikasi Korban Lion Air JT-610 Selesai

663
×

Proses Identifikasi Korban Lion Air JT-610 Selesai

Sebarkan artikel ini
Bangkai Lion Air

JAKARTA – Proses identifikasi korban kecelakaan Lion Air dari sisa-sisa jenazah yang berhasil dievakuasi sudah selesai, kantor berita AFP melaporkan. Laporan awal penyebab kecelakaan, yang menewaskan seluruh 189 penumpang dan awak pesawat Lion Air JT610, dijadwalkan akan diumumkan pekan depan.

Pesawat Boeing 737 MAX yang digunakan oleh Lion Air adalah salah satu pesawat model terbaru di dunia dan pesawat komersial paling canggih. Pesawat nahas itu jatuh di Laut Jawa pada 29 Oktober, tak lama setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Pangkal Pinang.

Para petugas forensik sejak saat kecelakaan sudah melakukan tes DNA pada sisa-sisa jenazah yang dievakuasi. Hingga Jumat (23/11), sebanyak 125 korban sudah berhasil diidentifikasi dari sisa-sisa jenazah yang dimasukkan ke dalam 200 kantong jenazah, kata Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri Brigjen Pol Arthur Tampi, seperti dikutip dari AFP.

“Kami sudah mengidentifikasi 89 laki-laki dan 36 perempuan, termasuk dua orang asing, seorang berkebangsaan Italia dan India yang adalah kapten pesawat,” kata Arthur Tampi kepada para wartawan di Jakarta.

Proses identifikasi dihentikan karena seluruh sisa jenazah yang dievakuasi sudah dites, kata Arthur Tampi menambahkan.

Lion Air sudah menyatakan akan membayar kompensasi sekitar IDR 1,3 miliar kepada kerabat atau keluarga setiap korban.  [voa/4ld]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com