PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Pejabat ATR/BPN hingga Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Uang Ratusan Miliar DiamankanKuasa Hukum Pertanyakan Tindak Lanjut Dumas di Propam Polda SulselMulai Besok Pemkab Jeneponto Terapkan BBM Ganjil-Genap di Seluruh SPBULPG 3 Kg Langka di Makassar, Appi Desak Pertamina Investigasi Total PangkalanPrabowo Ganti Menkeu, Suahasil Nazara Kini Pegang Kendali Kebijakan FiskalUsulan Kuota BBM Sulsel Naik 30 Persen, Migrasi Konsumen Picu Antrean Makin PanjangPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Pejabat ATR/BPN hingga Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Uang Ratusan Miliar DiamankanKuasa Hukum Pertanyakan Tindak Lanjut Dumas di Propam Polda SulselMulai Besok Pemkab Jeneponto Terapkan BBM Ganjil-Genap di Seluruh SPBULPG 3 Kg Langka di Makassar, Appi Desak Pertamina Investigasi Total PangkalanPrabowo Ganti Menkeu, Suahasil Nazara Kini Pegang Kendali Kebijakan FiskalUsulan Kuota BBM Sulsel Naik 30 Persen, Migrasi Konsumen Picu Antrean Makin Panjang
Makassar

Rakorda Bangga Kencana 2026: TP PKK Makassar Tegaskan Peran Strategis Dukung Pembangunan Keluarga

109
×

Rakorda Bangga Kencana 2026: TP PKK Makassar Tegaskan Peran Strategis Dukung Pembangunan Keluarga

Sebarkan artikel ini
Rakorda Bangga Kencana 2026: TP PKK Makassar Tegaskan Peran Strategis Dukung Pembangunan Keluarga
Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan keluarga melalui berbagai program prioritas yang menyentuh langsung masyarakat.

MAKASSAR—Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan keluarga melalui berbagai program prioritas yang menyentuh langsung masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa Munafri, saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana Tingkat Provinsi Sulawesi Tahun 2026 yang digelar di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Selasa (3/3/2026).

“PKK mendorong perubahan perilaku keluarga melalui pendampingan berkelanjutan. Kami menjangkau keluarga, anak, remaja, lansia, hingga keluarga rentan di tingkat dasawisma dan Kampung KB,” ujarnya.

Melinda menjelaskan, TP PKK mendukung penuh implementasi Program Bangga Kencana serta berbagai inovasi Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PKKB) hingga ke level keluarga.

Dalam program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), TP PKK berperan melalui edukasi pencegahan pernikahan dini, pencegahan penyakit menular, pembentukan rumah sehat, serta pendampingan ibu hamil dan pasangan usia subur.

Sementara melalui Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), TP PKK mengedukasi pentingnya pola pengasuhan setara antara ayah dan ibu. Keterlibatan ayah didorong tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga hadir aktif dalam proses tumbuh kembang anak.

Pada program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), TP PKK melakukan sosialisasi pengasuhan aman dan ramah anak, termasuk pendampingan kader dan pengasuh. Penguatan kapasitas turut dilakukan melalui studi tiru ke TPA Graha Surabaya guna mengadopsi praktik terbaik dalam pengelolaan taman asuh.

Implementasi program Lansia Sehat dan Berdaya (SIDAYA) juga menjadi perhatian, dengan sasaran sedikitnya 500 lansia. TP PKK berperan dalam pendampingan oleh kader, penguatan peran keluarga dalam perawatan lansia, serta integrasi kegiatan lansia dalam aktivitas masyarakat.

Selain itu, dalam program Pemberdayaan Ekonomi Keluarga/Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (PEK/UPPKA), TP PKK melakukan pendampingan usaha keluarga, edukasi literasi keuangan sederhana, serta penguatan peran perempuan dalam menopang ekonomi rumah tangga.

Ke depan, TP PKK Makassar akan memperkuat kapasitas kader, mereplikasi praktik baik, membangun sinergi berkelanjutan dengan Dinas KB dan OPD terkait, serta mengintegrasikan program ke dalam perencanaan pembangunan daerah.

“Pembangunan keluarga adalah investasi jangka panjang untuk mewujudkan Kota Makassar yang unggul dan berdaya saing,” tutup Melinda. (70n)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com